PARTIKEL TEMPURUNG KELAPA SEBAGAI PENGISI PADA NATURAL COMPOSITE (ANIMAL GLUE) ; (STUDI TERHADAP SIFAT-SIFAT MEKANIK YANG MELIPUTI UJI TARIK DAN UJI LENTUR) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PARTIKEL TEMPURUNG KELAPA SEBAGAI PENGISI PADA NATURAL COMPOSITE (ANIMAL GLUE) ; (STUDI TERHADAP SIFAT-SIFAT MEKANIK YANG MELIPUTI UJI TARIK DAN UJI LENTUR)


Pengarang

Nia Ayutiar AR - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0304102010078

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Mesin (S1) / PDDIKTI : 21201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2011

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

komposit adalah suatu bahan yang merupakan gabungan atau campuran dari dua material atau lebih pada skala makroskopis untuk membentuk material ketiga. Sifat akhir dari material komposit yang dihasilkan sangat tergantung pada sifat dari individu material penyusunnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kekuatan tarik dan kekuatan lentur dari komposit animal glue dengan pengisi partikel tempurung kelapa. Dalam pembuatan komposit partikel yang digunakan yaitu pertikel tempurung kelapa (coconut shell) dikombinasikan dengan serat gelas dan animal glue sebagai matriks. Pembuatan material dalam penelitian ini berdasarkan acuan ASTM D 638-99 dan ASTM D 790-99, dan menggunakan metode hand lay up dengan persentase
pertikel 4.5%, 9%, dan 13.5% dengan ukuran partikel 0.315 mm dan 0.40 mm. Hasil
pengujian menunjukkan untuk partikel ukuran 0.315 mm kekuatan tarik tertinggi terdapat pada pingisi 13.5% dengan nilai 1.61 Kgf/mm2 dan terendah terdapat pada pingisi 9% dengan nilai 1.48 Kgf/mm2,dan kekuatan lentur tertinggi terdapat pada pingisi 13.5% dengan nilai 0.13 Kgf/mm2 dan terendah pada pingisi 4.5% dengan nilai
0. 10 Kgf/mm2, untuk ukuran partikel 0.40 kekuatan tarik tertinggi terdapat pada pingisi
13.5% dengan nilai 1.50 Kgf/mm2 dan terendah pada pingisi 4.5% dengan nilai 0.95
Kgf/mm2 dan kekuatan lentur tertinggi terdapat pada pingisi 13.5% dengan nilai 0.13
Kgf/mm2 dan terendah terdapat pada pingisi 4.5% dengan nilai 0.06 Kgf/mm2 yang juga terdapat nilai yang sama pada komposisi 9%

Kata kunci: Kekuatan Tarik, Kekuatan Lentur, Partikel Tempurung
Kelapa, Serat Gelas, Animal glue.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK