<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="118790">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PARAMETER  PEMOTONGAN TERHADAP KUALITAS LUBANG  PADA PLAT BAJA KARBON SEDANG (S45C)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mukhsin</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kemajuan ilmu pengetahuan  dan tekologi dewasa ini telah mampu  menciptakan berbagai  kemudahan  dan  kenyamanan  bagi  manusia  dalam  aktivitas kehidupannya,  Proses pemotongan   logam  adalah  suatu proses yang digunakan untuk  mengubah  bentuk  suatu  produk  dari  logam  dengan  cara  memotong. Dahulu proses pembuatan lubang   umumnya dilakukan pada mesin gurdi  saja, sekarang  ini proses pembuatan  lubang  juga  telah dapat dilakukan pada mesin bubut dan juga  mesin CNC  Milling,  salah satu   masalah yang  belum    teratasi pada proses pembuatan  lubang adalah  terjadinya  burr pada hasil pemotongan. Burr merupakan  bahagian  dari benda kerja yang dipotong yang masih melekat pada komponen benda kerja yang dibuat, penelitian  ini bertujuan untuk meminimalisasi  terjadinya  burr   pada  saat pembuatan  lubang pada  plat baja karbon  sedang,   dengan     manfaat  mendapatkan  parameter yang  ideal  untuk mendapatkan   lubang   dengan       kualitas   yang   baik.   Faktor   yang  sering mempengaruhi  timbulnya   burr  tergantung   dari  geometri  pahat  potong   dan ketebalan  plat  serta parameter  pemotongan.  Penelitian  ini  dilakukan  dengan berbagai geometri pahat  dengan   ukuran   mata pahat potong berdiameter  (d) 5 mm,  10 mm,  14 mm,  dengan    proses  parameter  pemotongan  yang bervariasi seperti kecepatan potong,  kecepatan makan dan putaran spindel dengan menggunakan Mesin CNC  Milling Agma  (A-8). Maka hasil dari penelitian yang didapat bahwa  burr yang dihasilkan  dari proses  parameter pemotongan yang bervariasi,  bentuknya tidak  sama  antara  satu dengan yang lain.  Dimana  dari ketiga parameter pengujian  bentuk burr yang dapat kita diminimalisasi  terdapat pada   kondisi   pemotongan  dengan   kecepatan  putaran   spindel   yang  tinggi disertakan  dengan  kecepatan makan yang lebih kecil maka burr dapat diminimalisasi.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kata Kunci: Parameter Pemotongan, Burr, Proses Drilling.&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>118790</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-27 11:24:42</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-12-27 11:24:42</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>