<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="118780">
 <titleInfo>
  <title>ALTERNATIF PERENCANAAN FONDASI MESIN PLTD ANEUK LAOT  SABANG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Ghuzar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pada  umumnya   fondasi   berfungsi  sebagai   komponen   struktur   penduku:ng bangunan  yang  terbawah  dan  berfungsi  sebagai  elemen  terakhir  yang  meneruskan beban  ke  tanah.  Untuk  fondasi  mesin  harus  didesain  agar  dapat  memikul  semua beban di atasnya  baik itu  beban statis dari mesin dan beban dinamis  yang dihasilkan saat  mesin  itu  beroperasi.   Hal  ini  dipandang  sangat  penting  karena  beban  dinamis yang  terjadi  berulang-ulang  harus  dapat  diperltltungkan   dengan  baik  agar  fondasi dapat  meredam  daripada  getaran  yang  ditimbulkan  oleh  mesin  dan  menghiJangkan efek  resonansi  yang  dapat  merusak  mesin  sehingga  mesin  tidak  dapat  beroperasi. Dalam tugas akhir inidibahas mengenai  perencanaan  fondasi untuk jenis mesin diesel generator berdasarkan  beban statis dan beban dinamis. Penulisan  ini bertujuan untuk mendapatkan dimensi  fondasi  yang  ideal untuk jenis mesin  generator PLTD  Aneuk Laot Sabang  berdasarkan  kondisi  tanahnya  dan juga untuk  mengontrol getaran  yang timbul agar tidak terjadinya  resonansi.  Terhadap  beban statis diperhitungkan besarnya daya  dukung   fondasi  dan   penurunan   (settlement).  Kemudian   untuk   perbitungan dinamis perlu diketahui besarnya amplitudo  yang terjadi agar getaran pada saat mesin beroperasi tersebut  tidak  mengganggu manusia  dan  lingkungan disekitarnya dengan menggunakan     metode   massa   tergumpal.    Dengan    pertimbangan    dari   keadaan lingkungan dan data tanah di mana  lokasi mesin  berada, disimpulkan  bahwa  fondasi yang  digunakan   adalah   fondasi  blok.  Berdasarkan  hasil  analisis  parameter  tanah dibuat 3 pemodelan  lapisan  tanah.  Dari ketiga pemodelan,  dimensi  blok fondasi  pada&#13;
model 2 yang lebih baik dan ideal  dengan panjang 4,3 m, lebar 2,2 m dan tinggi  1,15&#13;
m.  Mesin  generator ini  memiliki  frekuensi  50  Hz dengan  kecepatan  operasi  (rote&#13;
speed)  sebesar  750  rpm dan  amplitudo yang terjadi untuk  model  1,2  dan  3  masing-masing    adalah   0,0001279   inci,   0,0001212   inci   dan   0,0001681   inci.   Dengan. menggunakan grafik batas amplitudo, respon dinamis yang terjadi untuk ketiga pemodelan    tersebut   termasuk    dalam   kategori    lingkungan   &quot;Nol   Noticeable  to Persons&quot;.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>118780</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-27 11:04:04</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-12-27 11:04:04</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>