<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="118724">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN PENGETAHUAN NARAPIDANA LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS III LHOKNGA TERHADAP PENYELAMATAN DIRI SAAT KEBAKARAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fashiha Qurrotul Aini</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Lembaga pemasyarakatan (Lapas) adalah tempat yang digunakan untuk melaksanakan pembinaan narapidana dan anak didik pemasyarakatan. Dalam catatan tiga tahun terakhir dari 2022 ini sebanyak tiga belas Lembaga Pemasyarakatan terbakar. Penyelamatan diri saat kebakaran merupakan usaha yang dilakukan seseorang untuk terbebas dari kondisi darurat bencana kebakaran dengan cara paling tepat dan cepat. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran pengetahuan narapidana Lembaga pemasyarakatan kelas III Lhoknga terhadap penyelamatan diri saat terjadi kebakaran. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel pada penelitian ini adalah narapidana Lembaga Pemasyarakatan kelas III Lhoknga, Aceh Besar dengan jumlah sampel sebanyak 71 orang yang diambil dengan teknik simple random sampling. Penelitian ini menyimpulkan bahwa 100% responden perempuan memiliki pengetahuan baik, 100% responden pada kelompok usia 17-25 tahun, kelompok usia 56-65 tahun, kelompok usia &gt;65 tahun memiliki pengetahuan baik, 100% responden pada kelompok tidak sekolah, tamat SD dan tamat SMP memiliki pengetahuan baik, 100% responden dari kelompok petani/buruh, nelayan, IRT/ Pensiunan/tidak bekerja, lainnya (mahasiswa) memiliki pengetahuan baik dan 100% responden pada kelompok &gt;2 sumber informasi yang didapat memiliki pengetahuan baik terhadap penyelamatan diri saat terjadi kebakaran di Lembaga Pemasyarakatan. Penelitian ini merekomendasikan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Lembaga Pemasyarakatan kelas III Lhoknga untuk memberikan sosialisasi dan pelatihan kesiapsiagaan terhadap bencana didalam Lembaga Pemasyarakatan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>118724</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-26 19:57:21</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-12-27 11:19:35</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>