<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="118718">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN FUNGSI KOGNITIF DENGAN INTERAKSI SOSIAL PADA LANSIA DI UPTD RUMOH SEUJAHTERA GEUNASEH SAYANG ULEE KARENG BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SITI NABILA ANASTASYA HASRAT</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kognitif merupakan suatu proses berpikir dari seseorang untuk memperoleh pengetahuan dengan cara mengingat, memahami, dan menilai sesuatu. Penurunan fungsi kognitif pada lansia akan berpengaruh pada interaksi sosial disebabkan  adanya kemunduran atau kelemahan dalam gerak, berpikir serta mengalami gangguan komunikasi sehingga menyebabkan gangguan dalam berinteraksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan fungsi kognitif dengan tingkat interaksi sosial pada lansia di UPTD Rumoh Seujahtera Geunaseh Sayang Ulee Kareng. Penelitin ini merupakan penelitian observasional analitik menggunakan rancangan cross sectional. Teknik Pengambilan adalah total sampling. Populasi dalam penelitian adalah lansia yang tinggal di UPTD Rumoh Seujahtera Geunaseh Sayang Ulee Kareng Kota Banda Aceh dan sampel berjumlah 36 responden. Instrumen yang digunakan menggunakan MMSE dan kuesioner Interaksi Sosial Lansia. Hasil penelitian menemukan bahwa fungsi kognitif lansia mayoritas pada gangguan fungsi kognitif berat (66,7%). Interaksi sosial lansia menunjukkan mayoritas interaksi sosial cukup (61,1%). Hasil uji statistik spearman diperoleh nilai p value 0,028 ≤ 0,05 dan r = 0,354  menunjukkan ada hubungan yang bermakna dengan kekuatan korelasi lemah. Kesimpulan dari penelitian ini terdapat hubungan yang signifikan dan hubungan korelasi lemah antara fungsi kognitif dengan interaksi sosial pada lansia di UPTD Rumoh Seujahtera Geunaseh Sayang Ulee Kareng. &#13;
Kata Kunci : Fungsi Kognitif, Interaksi Sosial, Lansia&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>118718</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-26 16:21:15</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-12-27 11:21:36</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>