Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERILAKU MEKANIK KOMPOSIT POLYESTER- SERAT SABUT KELAPA AKIBAT PENGARUH PANJANG SERAT
Pengarang
Muhammad Zamri - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0504102010041
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Mesin (S1) / PDDIKTI : 21201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2012
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penilitian ini adalah untuk mengetahui kekuatan lentur (Flexural Strength) dari komposit polyester serat sabut kelapa. Pembuatan komposit ini menggunakan serat sabut kelapa (Cocos nucifera L.) sebagai penguat dan resin polyester sebagai matrik. Pembuatan sampel uji berdasarkan ASTM D 790-99 dengan mengunakan metode hand lay up. Komposisi berat serat dan matrik (%serat/%matrik) adalah
40/60, 50/50 dan 60/40 dengan ukuran serat seadanya, serat 5 cm dan serat 0,5
cm. Dari hasil pengujian menunjukkan bahwa, untuk ukuran serat panjang seadanya dengan komposisi berat 40/60, 50/50, dan 60/40 (serat/matrik) menunjukkan bahwa kekuatan lentur tertinggi terdapat pada komposisi 60/40, kekuatan lentur 6,383 kgf/mm, regangan 8,58% dan modulus lentur 0,0054 kgf/mm. Sedangkan yang terendah terdapat pada komposisi 40/60 memperoleh kekuatan lentur 3,30 kgf/mm, regangan 3,97% dan modulus lentur 0,0026 kgf/mm. Untuk ukuran serat 5 cm dengan komposisi serat dan matrik yang sama menunjukkan bahwa kekuatan lentur tertinggi terdapat pada komposisi 60/40, memperoleh kekuatan lentur 5,67 kgf/mm, regangan 7,46% dan modulus lentur
0,0046 kgf/mm'. Dan terendah terdapat pada komposisi 40/ 60 dengan kekuatan lentur 3,19 kgf/mm, regangan 5,1% dan modulus lentur 0,0023 kgf/mm2• Untuk ukuran serat 0,5 cm dengan komposisi serat dan matrik yang sama menunjukkan
bahwa kekuatan lentur tertinggi terdapat pada komposisi 60/40, kekuatan lentur
5,32 kgf/mm, regangan 9,31 % dan modulus lentur 0,0043 kgf/mm dan terendah terdapat pada komposisi 40/60 dengan kekuatan lentur 2, 72 kgf/mm, regangan
4,17% dan modulus lentur 0,0022 kgf/mm. Dari basil uji tersebut kekuatan tertinggi didapatkan pada komposit yang diperkuat dengan serat seadanya pada komposisi berat 60/40, dan kekuatan terendah didapat pada komposit serat 0,5 cm pada komposisi 40/60.
Kata Kunci : Material Komposit, Sabut Kelapa, Polyester, Sifat Mekanik.
Tidak Tersedia Deskripsi
PERBANDINGAN KEKUATAN BENDING KOMPOSIT SERAT PISANG ABAKA DAN KOMPOSIT SERAT SABUT KELAPA DENGAN RESIN POLYESTER (AL MIZAN, 2022)
PENGARUH PANJANG SERAT SABUT KELAPA TERHADAP GAYA POTONG GURDI EPOXY KOMPOSIT (AHMAD RIZA, 2022)
EKSPERIMEN PENGARUH VARIASI PANJANG SERAT TERHADAP KEKUATAN BENDING KOMPOSIT SERAT SABUT KELAPA DENGAN RESIN EPOXY (FATLUL ULMI, 2022)
ANALISA SIFAT TERMAL SABUT KELAPA (Sunardy, 2022)
PENGARUH PANJANG SERAT SABUT KELAPA TERHADAP KEKUATAN TARIK KOMPOSIT EPOXI (Faridul Haqqi, 2022)