Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERTUMBUHAN BIBIT JAMUR MERANG (VOLVARIELLA VOLVACEAEA) PADA BEBERAPA BAHAN MEDIA PEMBIBITAN
Pengarang
AMIE DINISYAM - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Siti Hafsah - 197008121996032004 - Dosen Pembimbing I
Nomor Pokok Mahasiswa
1805101050084
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Agroteknologi (S1) / PDDIKTI : 54211
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian (S1)., 2023
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Jamur merang (Volvariella volvaceae) yakni selaku jenis jamur yang banyak mendapat perhatian masyarakat karena kandungan nutrisinya yang tinggi serta potensi pertumbuhan dan kemajuan yang menjanjikan. Jamur merang yakni selaku komoditas sayuran yang mempunyai nilai komersial yang signifikan dan potensi yang menjanjikan. Biji-bijian berfungsi sebagai substrat optimal untuk perkembangbiakan miselium pada benih jamur F1. Media biji-bijian bermanfaat untuk budidaya benih F1 karena mampu menyediakan unsur hara yang diperlukan, khususnya karbohidrat, untuk pembentukan miselium jamur. Penelitian ini berlangsung di Laboratorium Ilmu dan Teknologi Benih Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, bermula pada bulan Oktober 2022 sampai Januari 2023. Penelitian ini menerapkan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola non faktorial dengan pola faktor untuk jenis media pembibitan terdiri dari 6 taraf yaitu biji jagung (M1), biji kacang hijau (M2), bij kacang merah (M3), gabah padi (M4), biji sorgum (M5), dan biji kacang kedelai (M6), setiap taraf perlakuan dilakukan pengulangan yakni 3 kali yang mana didapatkan 18 satuan percobaan. Adapun parameter yang dilakukan pengamatan yaitu rata-rata perumbuhan miselium secara horizontal dan vertikal umur 7 serta 14 hari setelah inokulasi (HSI), rata-rata kecepatan pertumbuhan miselium secara horizontal serta vertikal, rata-rata pertumbuhan awal miselium serta rata-rata laju pertumbuhan miselium. Hasil penelitian menunjukan bahwasanya terdapat beberapa jenis media pembibitan yang perengaruh sangat nyata pada rata-rata pertumbuhan miselium secara vertikal pada umur 7 serta 14 hari setelah inokulasi (HSI) dan rata-rata kecepatan pertumbuhan miselium secara vertikal serta membawa pengaruh nyata terhadap rata-rata pertumbuhan awal miselium dan rata-rata laju pertumbuhan miselium namun membawa pengaruh tidak nyata pada peubah rata-rata pertumbuhan miselium secara horizontal umur 7 14 hari setelah inokulasi (HSI) dan rata-rata kecepatan pertumbuhan miselium secara horizontal.
Kata kunci : Biji-bijian, Bibit F1, Jamur Merang
Straw mushrooms (Volvariella volvaceae) are a type of mushroom that has received a lot of public attention because of its high nutritional content and promising potential for growth and development. Straw mushrooms are a vegetable commodity that has significant commercial value and promising potential. Grains serve as an optimal substrate for the proliferation of mycelium in F1 fungal seeds. Grain media is useful for cultivating F1 seeds because it is able to provide the necessary nutrients, especially carbohydrates, for the formation of fungal mycelium. This research took place at the Seed Science and Technology Laboratory, Faculty of Agriculture, Syiah Kuala University, starting from October 2022 to January 2023. This research implemented a completely randomized design (CRD) with a non-factorial pattern with a factor pattern for the type of seeding media consisting of 6 levels, namely corn seeds. (M1), green bean seeds (M2), red bean seeds (M3), rice grains (M4), sorghum seeds (M5), and soybean seeds (M6), each treatment level was repeated 3 times, which obtained 18 experimental unit. The observed metrics included the average horizontal and vertical growth of mycelium at 7 and 14 days after inoculation (HSI), the average speed of mycelium development in both horizontal and vertical directions, the average initial growth of mycelium, and the average growth rate of mycelium. The research findings indicate that various types of seeding media have a substantial impact on the average vertical growth of mycelium at 7 and 14 days after inoculation (HSI), as well as the average speed of vertical mycelium growth. These factors also have a significant effect on the average growth of initial mycelium and the average rate of mycelium growth. However, they do not have a notable influence on the variables of average horizontal mycelium growth at 7 and 14 days after inoculation (HSI) or the average speed of horizontal mycelium growth. Keywords: F1 seeds, Grain, Straw mushrooms
PERTUMBUHAN JAMUR MERANG (VOLVARIELLA VOLVACEA) PADA MEDIA TANAM JERAMI PADI DAN LIMBAH SEKAM (Aslam Bustamam, 2017)
PENGARUH PENAMBAHAN AMPAS TEBU (SACEHARUM OFFICINARUM PADA SUBSTRAT BIBIT JAMUR MERANG (VOLVARIELLA VOLVACEA) TERHADAP HASIL PANEN TUBUH BUAH (Oriza Sativa, 2022)
PENGARUH KOMBINASI SUBSTRAT MEDIA TUMBUH TERHADAP PRODUKSI DAN KUALITAS JAMUR MERANG (VOLVARIELLA VOLVACEA) (Mardiana, 2016)
PERTUMBUHAN DAN PRODUKTIVITAS JAMUR MERANG (VOLVARIELLA VOLVACEA (BULL.) FRIES) PADA KOMBINASI MEDIA TANAM JERAMI DAN AMPAS KOPI (IRFA MASYURA, 2020)
PERTUMBUHAN BIBIT PRODUKSI JAMUR MERANG (VOLVARIELLA VOLVACEAE) DAN JAMUR TIRAM PUTIH (PLEUROTUS OSTREATUS) PADA BERBAGAI JENIS MEDIA PEMBIBITAN (HAURA NANDA RIZKA, 2018)