<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="118642">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN ANTARA SOCIAL ANXIETY DENGAN PERILAKU PHUBBING PADA REMAJA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Afra Adilla</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Smartphone yang dilengkapi dengan berbagai fitur dan aplikasi membuat individu merasakan kemudahan dalam berinteraksi dan mencari hiburan, hingga menyebabkan penggunanya sulit terlepas dari smartphone. Penggunaan smartphone yang melebihi batas waktu yang wajar (&gt;5 jam perhari) menimbulkan perilaku tidak peduli terhadap lingkungan sekitar.  Perilaku tersebut muncul disebabkan individu yang lebih fokus terhadap smartphone daripada berinteraksi dengan individu lain, hal tersebut dikenal dengan sebutan phubbing. Salah satu faktor yang yang dapat membuat seseorang melakukan phubbing adalah social anxiety, yaitu perasaan cemas yang dirasakan ketika berada dalam sebuah situasi sosial. Penelitian ini dilakukan di Kota Banda Aceh yang  bertujuan untuk melihat hubungan antara social anxiety dengan perilaku phubbing pada remaja. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis korelasi. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 368 remaja. Data penelitian dikumpulkan menggunakan dua skala yaitu Phubbing Scale dan Social Anxiety Scale for Adolescent (SAS-A). Hasil analisis data menunjukkan nilai signifikansi (p)= 0,000 (p</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>118642</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-22 17:13:08</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-12-27 10:06:54</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>