<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="11864">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN TERAPI IMUNOSUPRESAN TERHADAP AKTIVITAS PENYAKIT LUPUS ERITEMATOSUS SISTEMIK DI RUMAH SAKIT UMUM DR.ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Tsamara Yumna</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Salah satu terapi untuk lupus eritematosus sistemik (LES) adalah imunosupresan. Imunosupresan yang diberikan dapat berupa steroid tunggal, imunosupresan lain tunggal, atau kombinasi keduanya. Steroid tunggal diberikan saat awal terapi dengan dosis yang tinggi dan kemudian dosis tersebut  akan diturunkan secara bertahap untuk mengurangi efek samping jangka panjang dari steroid dan ditambah dengan imunosupresan lain. Systemic lupus erythematosus daily activity index (SLEDAI) merupakan penilaian keseluruhan aktivitas penyakit pada penderita LES. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran terapi imunosupresan terhadap aktivitas penyakit lupus eritematosus sistemik di Rumah Sakit Umum dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan rancangan cross sectional dan metode consecituve sampling. Penelitian dilakukan di Ruang Poliklinik dan Rawat Inap Penyakit Dalam Rumah Sakit Umum dr. Zainoel Abidin Banda Aceh pada 13 Oktober 2014 sampai dengan 5 Desember 2014. Hasil data univariat menunjukkan bahwa dari 30 orang yang dijadikan subjek penelitian, terdapat 28 orang (93,3%) berjenis kelamin perempuan dan 2 orang (6,7%) laki-laki. Terapi yang paling banyak dikonsumsi adalah kombinasi steroid dengan imunosupresan lain yaitu sebanyak 25 orang (83,3%), dan skor SLEDAI yang paling banyak adalah ringan yaitu sebanyak 15 orang (50,0%).&#13;
&#13;
Kata kunci:	lupus eritematosus sistemik (LES), steroid, imunosupresan lain, systemic lupus erythematosus daily activity index (SLEDAI).</note>
 <subject authority="">
  <topic>SYSTEMIC LUPUS ERYTHEMATOSUS - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>11864</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-01-20 23:23:55</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-07-26 10:03:47</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>