<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="118611">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KELAYAKAN USAHA PERIKANAN BAGAN APUNG DI KECAMATAN PULAU BANYAK KABUPATEN ACEH SINGKIL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RIZKA AMELIA FITRI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan Perikanan (S1)</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Bagan apung merupakan alat tangkap yang menghasilkan tangkapan ekonomis penting. Potensi perikanan Pulau Banyak cukup menjanjikan dan memberikan prospek yang cerah untuk dimanfaatkan. Usaha perikanan yang dirintis nelayan Pulau Banyak memiliki beberapa kendala seperti, jumlah hasil tangkapan yang tidak pasti, besarnya persaingan usaha dan pengelolaan usaha yang belum sebanding dengan pendapatan nelayan yang mengkhawatirkan dapat menyebabkan ketidakseimbangan usaha perikanan yang dikelola nelayan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan usaha perikanan bagan apung di Kecamatan Pulau Banyak, Aceh Singkil. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode survey dan wawancara pada usaha perikanan bagan apung milik nelayan dengan ukuran 5-10 GT berjumlah 6 kapal. Data yang diambil dalam penelitian ini adalah data primer berupa investasi, biaya tetap, biaya variable dan pendapatan yang didapat dari hasil wawancara dengan nahkoda kapal. Analisis yang digunakan untuk melihat kelayakan usaha bagan ini yaitu analisis finansial. Hasil perhitungan analisis finansial memperoleh nilai NPV kapal bagan apung ukuran 10 GT sebesar 1.487.980.791 dan 929.759.787, ukuran 6 GT 770.483,339 dan 641.079.394, ukuran 5 GT 404.050.980 dan 488.128.137 dapat dinyatakan layak karena nilai tersebut &gt; 0. Nilai IRR kapal bagan apung ukuran 10 GT sebesar 70,08% dan 40,23%, ukuran 6 GT 40,12% dan 30,1%, ukuran 5 GT 40,12% dan 60,09% dengan discount factor 5,25% maka dinyatakan layak karena lebih dari discount factor 5,25%. Net B/C kapal ukuran 10 GT 3,62 dan 2,78, ukuran 6 GT 2,51 dan 2,05, ukuran 5 GT 2,53 dan 3,29 dapat dinyatakan layak karena nilai tersebut &gt;1 sehingga usaha bagan apung layak dan dapat dilanjutkan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>118611</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-22 15:56:34</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-12-27 09:25:44</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>