HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN SELF-CARE PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN SELF-CARE PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH


Pengarang

Dea Okta Yolanda - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Riski Amalia - 198501232019032009 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2012101010020

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Keperawatan., 2023

Bahasa

Indonesia

No Classification

616.614

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pasien gagal ginjal kronik (GGK) yang menjalani hemodialisis dalam jangka waktu yang lama akan menyebabkan terjadinya perubahan pada pasien baik perubahan fisik maupun psikologis. Untuk mencegah terjadinya dampak akibat proses hemodialisis, pasien GGK membutuhkan self-care yang baik dengan bantuan dukungan dari keluarga untuk mempertahankan hidupnya. Dukungan keluarga bermanfaat untuk memperpanjang usia harapan hidup serta sebagai support system kesembuhan pasien. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan self-care pada pasien GGK yang menjalani hemodialisis. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Instrumen baku yang digunakan adalah Family Support System (FSS) dan Hemodialysis Patients Self-Care Measurement Scale. Jumlah populasi berdasarkan hasil rekam medik bulan Juli 2023 sejumlah 282 dan sampel penelitian ini menggunakan aplikasi G*Power, yaitu 193 responden dan menggunakan metode purposive sampling. Uji statistik yang digunakan adalah uji Spearman rank correlation. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa ada hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan self-care pada pasien GGK yang menjalani hemodialisis di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh (p=0,001 r=0,449). Dukungan keluarga yang baik dapat meningkatkan self-care pada pasien GGK yang menjalani hemodialisis. Diharapkan pemberi layanan kesehatan dapat memberikan edukasi yang efektif serta evaluasi terhadap dukungan keluarga untuk meningkatkan self-care pasien GGK yang menjalani hemodialisis.

Chronic kidney disease (CKD) patients undergoing hemodialysis for a long period of time will cause changes in patients both physical and psychological changes. To prevent the impact of the hemodialysis process, patients with CKD need good self-care with the help of support from their families to maintain their lives. Family support is useful for extending life expectancy and as a support system for patient recovery. The purpose of this study was to determine the relationship between family support and self-care in patients with CKD underwent hemodialysis. This study used a descriptive correlative design with a cross sectional approach. The instruments used the Family Support System (FSS) questionnaire and the Hemodialysis Patients Self-Care Measurement Scale. The number of samples for this study used the power analysis technique, i.e G*Power and obtained 193 respondents. The statistical test used the Spearmen rank correlation test. The results of this study stated that there was a significant correlation between family support and self-care in CKD patients undergoing hemodialysis at dr. Zainoel Abidin regional hospital Banda Aceh (p 0.001 r 0.449). Good family support can improve self-care in patients with CKD who undergoing hemodialysis at RSUD dr. Zaionel Abidin Banda Aceh. It is recommended for health care providers can provide effective education and evaluation of family support to improve the self-care of patients with CKD undergoing hemodialysis.

Citation



    SERVICES DESK