<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="118541">
 <titleInfo>
  <title>EVALUASI SUPPLY CHAIN MANAGEMENT DAN WAREHOUSE LOGISTICS PRODUKSI KOPI MENGGUNAKAN PENDEKATAN FIRST IN FIRST OUT (FIFO) (STUDI KASUS :</title>
  <subTitle>PT ORANG UTAN COFFEE).</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Indah Muchlisina</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Teknik Mesin dan Industri</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi supply chain management dan melakukan perbaikan sistem warehouse logistics PT Orang Utan Coffee dengan menggunakan metode Supply Chain Operations Reference (SCOR) dan First In First Out (FIFO). Hasil penelitian ini adalah melakukan pemetaan ulang dengan penerapan supply chain hulu hingga ke hilir dan melakukan perbaikan supply chain menggunakan metode SCOR dengan menghitung sistem metrik untuk menilai kinerja rantai pasok, yang terdiri atas 3 level yaitu level 1, 2, dan 3. Berdasarkan tahapan proses yang terdapat pada setiap bagian, level 1 rantai pasok terdapat beberapa proses yang mengalami kesalahan. Penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi rantai pasok di PT Orang Utan Coffee kurang efisien karena metrik pengukuran yang dimiliki khususnya nilai Perfect Order Fulfillment (POF) dan Order Fulfillment Cycle Time (OFCT) tidak memenuhi nilai median industri pada data benchmark. Adapun perbandingannya adalah nilai POF sebesar 72% sedangkan nilai POF Advantage data benchmark sebesar 75,5%, hasil ini menunjukkan kinerja perusahaan dalam perhitungan metrik POF masih rendah dalam efektifitas rantai pasok, serta nilai OFCT sebesar 7 hari sedangkan nilai OFCT Advantage data benchmark sebesar 1 hari hasil ini menunjukkan kinerja perusahaan dalam kecepatan pemenuhan pesanan pelanggan masih jauh dari optimal dan perlu dilakukan evaluasi lebih lanjut. Pada hasil sistem warehouse logistics diterapkan sistem pendataan keluar masuk barang dengan metode FIFO dengan menambah SOP pada penamaan, penataan barang, dan perbaikan aliran keluar masuk barang. &#13;
Kata Kunci : Supply Chain, Supply Chain Management, SCOR, Warehouse Logistics, FIFO, SOP.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>118541</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-22 10:45:33</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-12-22 10:48:03</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>