<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="118499">
 <titleInfo>
  <title>PERTUMBUHAN DAN HASIL BEBERAPA GENOTIPE PADI (ORYZA SATIVA L.) INBRIDA F9 PADA LAHAN AEROBIK</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Jamalul Hakim Z</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian Agroteknologi</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Abstrak. Persilangan padi Sigupai dengan IRBB27 berguna untuk meningkatkan kualitas padi Aceh, maka &#13;
dihasilkan benih Inbrida F9 melalui seleksi agronomi dan molekuler. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui &#13;
pertumbuhan dan hasil beberapa genotipe padi Inbrida F9 pada lahan aerobik. Penelitian ini dilaksanakan di lahan &#13;
Aceh Rice Research Institute, Universitas Syiah Kuala, Darussalam, Banda Aceh. Faktor yang diteliti adalah &#13;
genotipe F9 hasil persilangan varietas Sigupai dengan IRBB27 terdapat 14 genotipe (UA 1, UA 2, UA 4, UA 5, UA &#13;
6, UA 7, UA 8, UA 9, UA 10, UA 11, UA 12, UA 14, UA 15, dan UA 17) dan 1 varietas padi Mustajab sebagai &#13;
pembanding. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok pola non faktorial. Hasil penelitian pada &#13;
tinggi tanaman padi umur 2 dan 4 MST yang terbaik dijumpai pada genotipe UA 7, tinggi tanaman umur 6, 8 &#13;
MST, Jumlah anakan maksimum, umur berbunga dan Jumlah malai per plot yang terbaik dijumpai pada UA 9,&#13;
tinggi tanaman saat panen yang terbaik dijumpai pada genotipe UA 1, UA 4, UA 7, UA 8, UA 9, UA 11, UA 14, dan &#13;
UA 17. Umur panen terbaik dijumpai pada genotipe UA 10. Jumlah malai per rumpun yang terbaik dijumpai pada &#13;
genotipe UA 3 dan UA 9. Panjang malai per rumpun yang cenderung lebih baik pada genotipe UA 1. Bobot malai &#13;
per rumpun, bobot gabah bernas per rumpun, indeks panen, dan potensi hasil ton ha-1&#13;
yang cenderung lebih tinggi &#13;
pada genotipe UA 11. Bobot gabah hampa per rumpun cenderung lebih sedikit pada genotipe UA 17 dan bobot &#13;
1.000 butir yang cenderung lebih banyak pada genotipe UA 17.&#13;
Kata kunci : Kualitas padi, Persilangan, Produktivitas</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>118499</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-21 16:14:07</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-12-22 08:25:13</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>