<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="118455">
 <titleInfo>
  <title>PENGUKURAN EPIDEMIOLOGI DAN PENERAPAN METODE CONDITIONAL AUTOREGRESSIVE UNTUK MENGESTIMASI RISIKO RELATIF KASUS DEMAM BERDARAH DENGUE DI PROVINSI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>WULAN FARISA ADILA. S</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Statistika</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan suatu penyakit menular yang berbahaya dan dapat menimbulkan kematian pada seseorang yang terjangkit. DBD adalah penyakit yang ditularkan oleh nyamuk Aedes Aegypti. Kasus dengue sudah dilaporkan di 449 kabupaten/kota yang tersebar di 34 provinsi dengan kematian tersebar di 162 kabupaten/kota di 31 provinsi salah satunya di Provinsi Aceh. Namun, ada kabupaten dan kota di Provinsi Aceh dengan jumlah kasus dan populasi berisiko yang besar, dan ada juga kabupaten dan kota dengan jumlah kasus dan populasi berisiko yang lebih sedikit. Akibatnya, jumlah kasus dan populasi yang berisiko terkena DBD menjadi bervariasi. Oleh karena itu penting dilakukan perencanaan untuk melihat kabupaten dan kota mana yang memiliki tingkat peluang DBD yang tinggi. Pada penelitian ini data yang digunakan adalah data sekunder yang bersumber dari profil Kesehatan Provinsi Aceh tahun 2016 hingga tahun 2022. Adapun pendekatan yang digunakan yaitu Bayesian Conditional Autoregressive (CAR) model prior Besag-York-Mollie (BYM). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mortalitas pada kasus DBD di Provinsi Aceh tahun 2016 hingga 2022, memiliki nilai kematian tertinggi yaitu pada tahun 2016 dan 2022. Hasil estimasi risiko relatif kasus DBD dengan penggunaan pendekatan Bayesian CAR Model Besag-York-Mollie (BYM) di Provinsi Aceh memenuhi semua kategori dengan nilai risiko relatifnya. Beberapa kabupaten/kota memiliki nilai risiko relatif kasus DBD tinggi dan nilai risiko relatif kasus DBD rendah. Kota Sabang memiliki nilai risiko relatif paling tinggi yaitu sebesar 3,54 dan Kabupaten Bener Meriah memiliki risiko relatif paling rendah yaitu sebesar 0,2.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>118455</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-21 11:54:50</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-12-21 14:49:56</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>