KAJIAN MANAJEMEN PROYEK TERHADAP PERUBAHAN-PERUBAHAN RENCANA DI LAPANGAN PADA PROYEK KONSTRUKSI BANGUNAN GEDUNG DI BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KAJIAN MANAJEMEN PROYEK TERHADAP PERUBAHAN-PERUBAHAN RENCANA DI LAPANGAN PADA PROYEK KONSTRUKSI BANGUNAN GEDUNG DI BANDA ACEH


Pengarang

Maria Ulfa - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0104101010080

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2008

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Ketidaktepatan antara perencanaan dengan pelaksanaan di lapangan sering terjadi pada suatu proyek konstruksi. Hal ini disebabkan karena proyek selalu berubah-ubah dan sangal dipengaruhi oleh aktivitas manusia yang terlibat di dalamnya. Perubahan yang terjadi di sepanjang waktu pelaksanaan proyek harus bisa dimanfaatkan oleh manajer proyek sebagai dinamisator agar setiap perubahan yang terjadi dapat menguntungkan dalam nilai keteknisan, ekonomis, dan manfaatnya. Syah (2004) mengemukakan ada 7 faktor yang menyebabkan perubahan-perubahan rencana di lapangan, yaitu kekeliruan/ketidaktepatan perencanaan, perubahan batas waktu. perubahan persyaratan, pemotongan anggaran biaya proyek, adanya rintangan yang menyebabkan perubahan harus dilakuk:an. adanya bencana alam/kerusuhan massal dan trrjadinya kesalahan atas faktor manusia. Dari ke-7 faktor diatas ingin diketahui faktor dominan penyebab terjadinya perubahan rencana di lapangan. Data yang ikumpuJkan terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer didapat dari penyebaran kuisioner kepada kontraktor yang pemah atau sedang melaksanakan proyek konstruksi bangunan gedung di Banda Aceh dari tahun anggaran 2006-2007 sebanyak 35 kontraktor. Sedangkan data sckunder diperoleh dari responden sendiri berupa Bestek dan RAB. Pengolahan data dilakukan dengan menggunak.an metode statistik yaitu analisa reliabilitas, analisa deskriptif, dan analisa variansi. Dari hasil pengolahan data dengan analisa reliabilitas diperoleh angka > 0,6 yang berarti kuisoner handal sehingga pengolahan data dapat dilanjutkan ke analisa variansi serta analisa deskriptif dengan hipotesa awal H, : tidak terjadi perubahan rencana di lapangan (n < 3) dan H, : terjadi perubahan rencana di lapangan (n 3). Faktor kekeliruan/ketidaktepatan percncanaan merupakan faktor utama penyebab perubahan rencana di lapangan dengan nilai mean sebesar 3,905 dan nilai alpha 0.669 dengan variansi 0,010. Hasil analisa variansi H, diterima dan H, ditolak.














Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK