GAMBARAN SISTEM PERINGATAN DINI SEBAGAI BENTUK KESIAPSIAGAAN BENCANA MASYARAKATRNDI KECAMATAN BAITUSSALAM ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

GAMBARAN SISTEM PERINGATAN DINI SEBAGAI BENTUK KESIAPSIAGAAN BENCANA MASYARAKATRNDI KECAMATAN BAITUSSALAM ACEH BESAR


Pengarang

Tri Ardita Agustina - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Dara Ardhia - 198809032019032015 - Dosen Pembimbing I
Aklima - 198507022019032010 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2012101010096

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Keperawatan., 2023

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Wilayah Aceh termasuk daerah yang rawan terhadap bencana. Masyarakat di Aceh sebaiknya memiliki kesiapsiagaan bencana untuk mengurangi risiko dan dampak bencana. Salah satu indikator kesiapsiagaan bencana adalah sistem peringatan dini atau early warning system (EWS). EWS merupakan serangkaian sistem yang menginformasikan tentang fenomena alam yang akan datang, bencana yang akan terjadi, atau kejadian alam lainnya dan salah satu hal penting dalam memberikan informasi kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana sistem peringatan dini sebagai bentuk kesiapsiagaan bencana pada masyarakat di Kecamatan Baitussalam Aceh Besar. Desain penelitian yang digunakan yaitu cross sectional dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden 257 orang. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner yang diadopsi dari LIPI-UNESCO/ISDR (2006) dan telah dimodifikasi serta telah dilakukan uji validitas dengan nilai validitas r>0,396 dari keseluruhan item pertanyaan dan nilai cronbach alpha 0,968. Analisa data univariat dalam bentuk frekuensi dan persentase. Hasil yang didapatkan yaitu kesiapsiagaan sistem peringatan dini bencana 57,6% berada pada kategori baik. Penelitian ini menunjukkan bahwa pemerintah desa sudah memaksimalkan sarana dan prasarana yang tersedia dengan baik serta diharapkan pemerintah mampu meningkatkan pengadaan sosialisasi terkait sistem peringatan dini bencana sebagai bentuk kesiapsiagaan bencana.

The Aceh region is prone to disasters. Communities in Aceh should have disaster preparedness to reduce disaster risks and impacts. One indicator of disaster preparedness is early warning system (EWS). EWS is a series of systems that informs about upcoming natural phenomena, upcoming disasters, or other natural events and one of the important things in providing information to the community. This study aims to determine how the early warning system as a form of disaster preparedness in the community study in Baitussalam Aceh Besar District. Design of research used is cross sectional with a quantitative approach. The sampling technique uses purposive sampling with a total of 257 respondents. Data collection tool uses a questionnaire adopted from LIPI-UNESCO/ISDR (2006) that has been modified and has been tested validity with a validity value of r>0.396 of all question items and Cronbach alpha value of 0.968. Data analysis in this study used univariate was in the form of frequency and percentage. The results obtained were 57.6% disaster early warning system preparedness in the good category. This research shows that the village government has maximised the available facilities and infrastructure well and it is hoped that the government will be able to increase the provision of socialisation related to disaster EWS as a of disaster preparedness.

Citation



    SERVICES DESK