<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="118431">
 <titleInfo>
  <title>PERANCANGAN  PENGGANTIAN JARINGAN LOKAL AKSES TEMBAGA MENJADI JARINGAN LOKAL AKSES FIBER PADA DAERAH PELAYANAN RUMAH  KABEL  RD DI BANDA ACEH  CENTRUM</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Elli Suwarni</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Dalam Tugas Akhir ini dilakukan perencanaan penggantian jaringan lokal  akses tembaga menjadi jaringan lokal akses fiber pada daerah pelayanan Rumah Kabel RD  di Banda  Aceh  Centrum dengan  menggunakan   teknologi  Passive Optical Network (PON) dengan memanfaatkan  Passive Splitter (PS) untuk membagikan sinyal ke pelanggan. Jaringan lokal yang merupakan penghubung langsung antara sentral ke pelanggan yang paling banyak digunakan  adalah jaringan lokal  akses tembaga   (Jarlokat)    dengan   menggunakan media  transmisi  kabel   tembaga. Teknologi   Jarlokat   ini  sudah tidak memadai dalam mendukung jasa  layanan telekomunikasi  baru, mengingat keterbatasan dari kabel  tembaga maka digunakanlah   teknologi  Jarlokaf untuk  mengatasi  kendala   tersebut.  Teknologi Jarlokaf menggunakan media trasmisi berupa serat optik, yang dapat memberikan bandwidth  yang besar,  kapasitas kanal yang besar,  fleksibel, dan  mempunyai tingkat kehandalan yang tinggi.  Pada perencanaan Jarlokaf ini perangkat opto elektronis yang digunakan antara lain Optical Line Terminal (OLT), yang terletak pada Central Office (CO) dan Optical Network Unit (ONU) pada sisi pelanggan. Jenis  serat optik  yang digunakan yaitu singlemode dengan  konfigurasi  jaringan point to multi point dan bit rate 155 Mbps.  Berdasarkan perhitungan power budget untuk masing-masing link serat optik daya sinyal optik pada sisi penerima paling rendah adalah  -132  dBm ,sedangkan  sensitivitas  penerima minimum perangkat yang digunakan adalah -32,2 dBm.  Berdasarkan analisis rise time budget Batasan dispersi (ta)  yang diperoleh sebesar 2,51  ns sedangkan rise time maksimal yang diperbolehkan pada format NRZ  pada kecepatan bit 155 Mbps adalah 4,5 ns, hal ini menunjukkan bahwa perangkat  yang akan digunakan  dapat beroperasi dengan normal pada jarak yang telah ditentukan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>118431</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-21 10:36:29</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-12-21 10:38:30</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>