<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="118416">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN PERSEPSI KOMUNIKASI EFEKTIF SITUATION,  BACKGROUND,  ASSESMENT,  RECOMENDATION  (SBAR) PERAWAT DALAM PELAKSANAAN HANDOVER  PERAWAT DI RUMAH SAKIT PENDIDIKAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MARFIKAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Komunikasi yang efektif merupakan elemen kunci dalam keselamatan pasien.  Salah satu jenis komunikasi efektif yang di rekomendasikan oleh World Health Organization (WHO) untuk mengkomunikasikan informasi penting yang membutuhkan perhatian khusus dan tindakan segera yaitu komunikasi SBAR yang terdiri dari Situation, Background, Assessment, Recommendation. Komunikasi SBAR pada saat handover sangat penting untuk diterapkan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui gambaran persepsi perawat terhadap komunikasi efektif SBAR saat handover di Rumah Sakit Pendidikan Universitas Syiah Kuala. Jenis penelitian kuantitatif, dengan desain penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini seluruh perawat yang bekerja di Rumah Sakit Pendidikan Universitas Syiah Kuala dengan Jumlah 36 orang dan pengambilan sampel dengan metode total sampling. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Metode Analisa data menggunakan Analisa Univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi komuniksi SBAR perawat dalam pelaksanaan handover yang berada pada kategori baik yaitu sebanyak 33 (91,2%) perawat, kategori cukup sebanyak 2(5.6%) perawat, dan kategori kurang hanya 1(2.8%) perawat, pada setiap tahapan komunikasi SBAR meliputi tahap situation (88.9%), background (66.7%), assesment (91.7 %), dan recommendation (80.6%). Diharapkan pelaksanaan komunikasi efektif SBAR oleh perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit Pendidikaan Universitas Syiah Kuala dapat dipertahankan dan ditingkatkan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>118416</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-21 09:00:03</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-12-21 14:15:04</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>