STUDI KINERJA BRESING DIAGONAL DARI PROFIL SIKU TUNGGAL TERHADAP BEBAN SIKLIK | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

STUDI KINERJA BRESING DIAGONAL DARI PROFIL SIKU TUNGGAL TERHADAP BEBAN SIKLIK


Pengarang

Ahmad Fauzan Fahmi Bb - Personal Name;

Dosen Pembimbing

M. Arief Rahman Panjaitan - 198511112012121003 - Dosen Pembimbing I
Purwandy Hasibuan - 198210182006041001 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1904101010027

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik Sipil., 2023

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Sistem Rangka Baja Bresing Konsentrik (SRBK) adalah sistem struktur yang memiliki kekakuan yang baik yang berasal dari elemen rangka diagonal (bresing), sehingga disarankan untuk diimplementasikan pada wilayah rawan gempa seperti Indonesia khususnya di Provinsi Aceh. Pada SRBK, bresing adalah disipator energi gempa, Untuk mendapatan SRBK dengan kinerja yang optimal dalam menahan beban gempa perlu dilakukan modifikasi pada bresing untuk meningkatkan kinerjanya. Pada kondisi lapangan tinggi antar lantai juga bervariasi sehingga panjang bresing akan variatif. Penelitian ini mengkaji kinerja elemen bresing tunggal SRBK terhadap beban siklik di laboratorium. Pada bresing tunggal digunakan variasi panjang yang berbeda yaitu BR1 (600 mm), BR2 (1200 mm),dan BR3 (1800 mm). Pembebanan siklik berupa kontrol perpindahan leleh diimplementasikan pada benda uji. Perekaman data berupa kurva histerisis beban-perpindahan dilakukan pada benda uji dimana dari observasi yang dilakukan dapat diperoleh karakteristik kinerja benda uji yang meliputi kekuatan, kekakuan, dan disipasi energi bresing. Hasil yang didapat berupa kinerja struktur (kekuatan, kekakuan, disipasi energi). BR1 di siklus 1 memiliki nilai kekuatan 11,966 kN atau 41,16% lebih baik dari BR2 dan 19,18% lebih baik dari BR3. Kekakuan pada BR 1 2,403 kN/mm atau 50,70% lebih baik dari BR2 dan 20,73% lebih baik dari BR3. Ratio Ed (disipasi energi) kumulatif terhadap Ei (energi input) kumulatif pada BR 1 mencapai 51,20%, atau 30,13% lebih baik dari BR2 (panjang 1200 mm), serta 27,63% lebih baik dari BR3 (panjang 1800 mm). Dengan demikian bresing yang lebih pendek disarankan untuk dipasang pada SRBK di wilayah rawan gempa.

The Concentric Braced Frame System (CBFS) is a structural system with excellent stiffness derived from diagonal frame elements (bracing), making it advisable for implementation in earthquake-prone areas such as Indonesia, especially in the province of Aceh. In CBFS, bracing acts as seismic energy dissipators. To achieve optimal performance of CBFS in resisting seismic loads, modifications are needed in the bracing to enhance its performance. Additionally, the inter-story heights on-site vary, resulting in varying bracing lengths. This research investigates the performance of single diagonal bracing elements of CBFS under cyclic loads in a laboratory setting. Different lengths of single bracing elements were used, namely BR1 (600 mm), BR2 (1200 mm), and BR3 (1800 mm). Cyclic loading in the form of controlled displacement was applied to the test specimen. Data recording involved load-displacement hysteresis curves obtained from the test specimen, from which performance characteristics, including strength, stiffness, and bracing energy dissipation, were derived. The results include structural performance (strength, stiffness, and energy dissipation). In the first cycle (BR1), a strength value of 11,966 kN was achieved, which is 41,16% better than BR2 and 19.18% better than BR3. The stiffness of BR1 was 2,403 kN/mm, 50.70% better than BR2 and 20,73% better than BR3. The cumulative ratio of Ed (energy dissipation) to Ei (input energy) in BR1 reached 51,20%, which is 30,13% better than BR2 (length 1200 mm) and 27,63% better than BR3 (length 1800 mm). Therefore, shorter bracing elements are recommended for installation in CBFS in earthquake-prone areas.

Citation



    SERVICES DESK