<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="11831">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN PENURUNAN FUNGSI KOGNITIF TERHADAP KUALITAS HIDUP PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH ZAINOEL ABIDIN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Masryani Sylviana Manurung</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penurunan fungsi kognitif adalah suatu gangguan fungsi luhur otak berupa gangguan orientasi, perhatian, konsentrasi, kalkulasi, daya ingat, bahasa, fungsi intelektual, dan emosi. Penurunan funsi kognitif dapat terjadi pada pasien DM sehingga hal tersebut dapat mempengaruhi kualitas hidup pasien, kemandirian pasien dalam melakukan setiap aktivitas sehari-hari yang dapat menjadi hambatan dalam beraktivitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan penurunan kognitif terhadap kualitas hidup. Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi pada penelitian ini adalah pasien diabetes melitus yang melakukan kunjungan di Poli Endokrin Rumah Sakit Umum dr.Zainoel Abidin. Teknik pengambilan sample yang digunakan adalah accidental sampling dengan jumlah responden 84 orang dengan fungsi kognitif normal 42 dan probable gangguan kognitif 42. Hasil penelitian ini didapatkan 36 orang memiliki kualitas hidup baik dan 48 orang memiliki kualitas hidup buruk. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji chi-square. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara penurunan fungsi kognitif terhadap kualitas hidup yaitu dengan nilai p 0,000 (p</note>
 <subject authority="">
  <topic>QUALITY OF LIFE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>COGNITIVE FUNCTION</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>DIABETES MELLITUS - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>11831</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-01-20 06:08:50</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-05-09 15:55:38</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>