<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="118300">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PENGARUH LITERASI KESEHATAN TERHADAP PERSEPSI PENERIMAAN VAKSIN MENGGUNAKAN STRUCTURAL EQUATION MODELING</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RISKY HAEZAH SYARAFINA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Statistika</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Vaksinasi telah terbukti efektif dalam mencegah penyakit dan menyelamatkan nyawa namun masih terdapat keraguan terhadap keamanan dan kemanjuran vaksin. Salah satu faktor yang menjadi penyebab keraguan di kalangan masyarakat terhadap vaksin adalah kurangnya pemahaman mengenai berbagai jenis vaksin yang tersedia dan manfaat yang dapat diberikan oleh setiap jenis vaksin tersebut. Selain itu, penyebaran informasi yang salah tentang vaksin, berpotensi memengaruhi pandangan masyarakat terhadap vaksin. Oleh karena itu, penting untuk menyediakan informasi yang akurat mengenai vaksinasi, sehingga informasi yang disampaikan mudah dipahami oleh masyarakat. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder dengan jumlah responden sebanyak 1.143, dimana responden merupakan masyarakat di berbagai wilayah di indonesia yang terdampak Covid-19. Pada penelitian ini variabel literasi kesehatan terdiri atas pengetahuan, kemampuan kognitif dan sumber informasi. Pengukuran persepsi penerimaan vaksin dan faktor-faktor yang memengaruhinya tidak dapat dilakukan secara langsung, sehingga diperlukan metode analisis statistik yang tepat agar mengeluarkan hasil yang sesuai yaitu dengan metode Structural Equation Modeling (SEM).. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini berdasarkan Confirmatory Factor Analysis didapatkan bahwa pengetahuan, kemampuan kognitif dan sumber informasi berpengaruh secara positif terhadap persepsi penerimaan vaksin di Indonesia. Selain itu pada kriteria Goodness of Fit Index memperlihatkan hasil pembentukan model struktural dimana pada model persepsi penerimaan vaksin Covid-19 (η1) koefisien dari pengetahuan (ξ1) 0,040 , kemampuan kognitif (ξ2) 0,067 dan sumber informasi (ξ3) 0,155. Sementara pada model persepsi penerimaan vaksin lainnya (η2) koefisien dari pengetahuan (ξ1) 0,016 , kemampuan kognitif (ξ2) 0,191 dan sumber informasi (ξ3) 0,035, sehingga hal ini berarti secara berturut-turut pengetahuan (ξ1), kemampuan kognitif (ξ2) dan sumber informasi (ξ3) berpengaruh positif terhadap persepsi penerimaan vaksin Covid-19 dan vaksin lainnya.&#13;
&#13;
Kata kunci: Structural Equation Modeling, Persepsi Penerimaan Vaksin, Literasi Kesehatan</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>118300</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-20 11:35:00</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-12-20 11:41:29</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>