<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="118293">
 <titleInfo>
  <title>UJI LARVASIDA  EKSTRAK ETANOL DAUN PEPAYA (CARICA PAPAYA  LINN.)  TERHADAP LARVA  NYAMUK AEDES  AEGYPTI L. INSTAR  IV</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Zahratul Haya</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Demam Berdarah  Dengue (DBD) adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh  virus dengue  genus Flavivirus.  Virus  dengue ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes  aegypti L.  dan Aedes  albopictus.  Daun pepaya (Carica papaya Linn.)  merupakan tumbuhan yang memiliki berbagai kegunaan, salah  satunya dapat  dijadikan  biolarvasida karena mengandung senyawa aktif berupa alkaloid, steroid dan tanin.  Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui pengaruh ekstrak Etanol daun pepaya terhadap kematian larva  nyamuk Aedes aegypti L.  instar  IV. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL)-Seimbang dengan 7 perlakuan dan 4 pengulangan.  Perlakuan terdiri dari ekstrak Etanol daun pepaya  konsentrasi 1000  ppm,  1500  ppm,  2000 ppm, 2500 ppm, 3000  ppm, kontrol  positif (abate  100 ppm) dan  kontrol negatif (aquades).  Masing-masing perlakuan berisi 10  ekor larva  dan 100  mL aquades.  Kematian  larva  diobservasi tiap 2 jam hingga 24 jam setelah perlakuan dimulai.  Data penelitian ini  dianalisis menggunakan Analysis  of Variance (ANOVA),  uji  Duncan dan  analisis probit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak Etanol daun pepaya dapat menyebabkan kematian larva nyamuk Aedes aegypti L.  dengan F-hitung sebesar&#13;
72,721   (P-Value  0,000). Hasil  uji  Duncan menunjukkan  ekstrak  Etanol  daun&#13;
pepaya pada konsentrasi 1500  ppm hingga 3000 ppm memiliki keefektifan yang cenderung sama dengan kontrol positif (abate).  Hasil  analisis probit menunjukkan nilai LC50 dari ekstrak Etanol daun pepaya adalah sebesar 970,68 ppm. Kesimpulan dari  penelitian ini  adalah ekstrak Etanol  daun pepaya berpengaruh terhadap kematian larva nyamuk Aedes aegypti L. dan aktif sebagai larvasida.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci: Ekstra.k daun Carico papaya Linn., Larvasida, Aedes aegyptiL., DBD&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>118293</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-20 11:20:11</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-12-20 11:20:11</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>