<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="118270">
 <titleInfo>
  <title>SIMULASI DETEKTOR OVER VOLTAGE DAN UNDER VOLTAGE TIGA PHASA PADA AUTOMATIC ENGINE CONTROL SYSTEM</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mahrul Fuaddi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2005</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Detektor  under voltage  dan  over  voltage merupakan  suatu   bagian   dari  sistem kontrol   yang    berfungsi   untuk    mendeteksi   adanya    gangguan   pada    output generator cadangan.  Sistem   tersebut juga  dapat   digunakan  untuk  mendeteksi adanya   gangguan   pada   suplai   utama.   Sistem    akan   bekerja   bila   terdeteksi adanya gangguan Over voltage  dan  under  voltage  serta  gangguan yang  berupa kehilangan  salah   satu  phasa   pada   terminal  output  generator   cadangan.  Pada keadaan ini sistem   akan  memberikan indikasi  kepada automatic engine  control system   untuk   melakukan   penghentian   penggerak   mula.   Metode    rancangan didasarkan  pada  jenis  gangguan  pada   sistem  tenaga   dan   penerapan  prinsip switching elektronik  pada  sistem   pengontrolan distribusi  daya  dengan menggunakan komponen elektronik dan elektromekanik. Pengujian dilakukan dengan   mengukur  tegangan  output   pada   masing-masing  bagian   sistem.   Hasil penelitian   menunjukkan   bahwa   bila   tegangan  output  generator   mengalami gangguan melampaui 5% dari tegangan normal 220  Volt maka sistem  akan memberikan isyarat  pada  engine  control  untuk  menghentikan  penggerak mula. Hal   ini   menunjukkan  bahwa   rancangan  dapat  bekerja  dengan  baik   sehingga dapat  melakukan pendeteksian gangguan pada  ketiga phasa  R, S dan  T.&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>118270</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-20 10:01:49</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-12-20 10:01:49</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>