GAMBARAN PENGETAHUAN KELUARGA TENTANG KEGAWATDARURATAN PADA IBU DENGAN ABORTUS | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

GAMBARAN PENGETAHUAN KELUARGA TENTANG KEGAWATDARURATAN PADA IBU DENGAN ABORTUS


Pengarang

FAJRA MUNIRAH - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Darmawati - 197506292002122001 - Dosen Pembimbing I
Nurhasanah - 198307172015042003 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2012101010041

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Keperawatan., 2023

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia masih didominasi oleh kehamilan dengan kegawatdaruratan, yang dipicu oleh perdarahan (KET, Molahidatidosa, gangguan plasenta), eklampsia, infeksi, persalinan lama dan komplikasi abortus. Pengetahuan keluarga tentang tanda kegawatdaruratan pada ibu dengan abortus menjadi perhatian penting karena berdampak pada komplikasi yang akan terjadi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan keluarga tentang kegawatdaruratan pada ibu dengan abortus. Penelitian ini menggunakan metode survei deskriptif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu masyarakat Blang Krueng yang memiliki keluarga dengan wanita usia subur berjumlah 656 orang dengan jumlah sampel 273 dengan menggunakan metode purposive sampling. Penelitian ini menggunakan kuesioner yang telah teruji valid dan reliabel dengan nilai Cronbanch Alpha (0,859). Hasil analisis data menunjukkan pengetahuan keluarga tentang kegawatdaruratan pada ibu dengan
abortus kategori baik (18,7%), cukup (59,7%) dan rendah (21,6%). Pengetahuan cukup pada keluarga tentang kegawatdaruratan pada ibu dengan abortus dihubungkan dengan beberapa faktor antara lain pekerjaan, pendidikan dan akses informasi yang didapatkan dari lingkungan. Diharapkan kepada keluarga yang memiliki ibu hamil untuk dapat meningkatkan pengetahuan terutama terkait dengan tanda dan gejala kegawatdaruratan pada ibu hamil.

The Maternal Mortality Rate (MMR) in Indonesia remains significantly influenced by emergent pregnancies, stemming from a spectrum of factors such as bleeding (resulting from disturbed ectopic pregnancy, molheidatid, and placental disorders), eclampsia, infections, prolonged labor, and complications arising from abortions. The understanding of emergency indicators in mothers facing abortion is of paramount importance, given its direct correlation to the potential complications that may arise. The objective of this research was to assess the extent of family knowledge concerning emergencies in mothers undergoing abortion. Employing a descriptive survey method with a cross-sectional design, the study focused on the Blang Krueng community as the population group, encompassing families with women of childbearing age, totaling 656 individuals. The sample size of 273 was determined using purposive sampling. To gather data, a meticulously tested and validated questionnaire was utilized, demonstrating a high reliability level with a Cronbach Alpha value of 0.859. The findings indicated that family knowledge concerningemergencies in mothers with abortions was distributed across categories, with 18.7% classified as 'good,' 59.7% as 'sufficient,' and 21.6% as 'low.' This study established a link between sufficient family knowledge and various influencing factors, such as employment, educational background, and access to information derived from the surrounding environment. The findings underscored the importance of enhancing knowledge within families, particularly those anticipating the arrival of a new member, emphasizing the need for heightened awareness regarding the signs and symptoms associated with emergencies in pregnant women. Therefore, it is hoped that families can play an active role in minimizing risks and ensuring the well-being of pregnant mothers during critical periods.

Citation



    SERVICES DESK