<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="118259">
 <titleInfo>
  <title>EVALUASI PENGHAMBATAN PEMBENTUKAN DAN DEGRADASI BIOFILM TANAMAN BERKHASIAT OBAT DARI KAWASAN GEOTERMAL JABOI SABANG AREA JK2 DAN JK4</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SAYIDA RANIA BALQISA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Farmasi</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Bakteri merupakan salah satu penyebab terjadinya infeksi. Infeksi bakteri merupakan masalah kesehatan utama yang dialami oleh negara berkembang. Hal ini diperburuk dengan terjadinya fenomena resistensi antibiotik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi aktifitas penghambatan pembentukan biofilm serta degradasi biofilm tumbuhan kawasan Geotermal Jaboi Sabang terhadap biofilm dari bakteri Pseudomonas aeruginosa dan Staphylococcus aureus. Penelitian ini menggunakan metode mikrodilusi. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa jenis tumbuhan yang ditemukan di Kawasan Geotermal Kawah Jaboi, area JK2 dan JK4, yang digunakan sebagai sampel meliputi Syzygium myrtifolim., Memecylon edule, Memecylon caeruleum, Aporosa octandra, dan Hydnophytum formicarum. Seluruh sampel ekstrak etanol 70% dari daun tumbuhan tersebut memiliki aktivitas penghambatan pembentukan biofilm terhadap bakteri S. aureus ATCC 29213 dan aktivitas penghambatan pembentukan biofilm terhadap bakteri P. aeruginosa ATCC 27853. Aktivitas penghambatan pembentukan biofilm ekstrak tumbuhan Kawasan Geotermal Jaboi Sabang area JK2 dan JK4 paling tinggi terhadap S. aureus ATCC 29213 diperlihatkan oleh ektrak Memecylon edule dan aktivitas penghambatan pembentukan biofilm paling tinggi terhadap bakteri P. aeruginosa ATCC 27853 diperlihatkan oleh ekstrak Aporosa octandra. Degradasi biofilm ekstrak tumbuhan Kawasan Geotermal Jaboi Sabang area JK2 dan JK4 memperlihatkan potensi degradasi biofilm terhadap bakteri S. aureus ATCC 29213 pada ekstrak Aporosa octandra, sementara sampel lain tidak menunjukkan adanya aktivitas degradasi biofilm terhadap bakteri ini. Aktivitas degradasi biofilm bakteri P. aeruginosa ATCC 27853 memperlihatkan adanya potensi degradasi biofilm pada konsentrasi ekstrak Memecylon caeruleum sementara sampel lain tidak menunjukkan adanya potensi degradasi biofilm terhadap bakteri ini.&#13;
&#13;
Kata kunci : Biofilm, Geotermal, Kawah Jaboi Sabang, Staphylococcus aureus,     Pseudomonas aeruginosa&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>118259</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-19 17:40:34</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-12-20 09:10:44</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>