<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="118242">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN FAKTOR RISIKO DENGAN PREVALENSI RINITIS ALERGI PADA SISWA BOARDING SCHOOL DI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Barlian</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Prevalensi rinitis pada anak di usia sekolah terus meningkat yang disebabkan oleh reaksi alergi terhadap berbagai faktor risiko yang berasal dari dalam dan luar individu. Peningkatan prevalensi ini menyebabkan terjadinya penurunan produktivitas dan kualitas siswa dalam melakukan pembelajaran di sekolah. Penelitian bertujuan untuk mencari hubungan faktor risiko dengan prevalensi rinitis alergi. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional. Subyek penelitian terdiri dari 320 siswa boarding school di Kota Banda Aceh. Subyek diminta untuk mengisi kuesioner International Study of Asthma and Allergies in Chillhood (ISAAC) untuk mencari prevalensi serta faktor risiko dari rinitis alergi. Data dianalisis dengan analisis univariat dan bivariat menggunakan spearmen’ rank. Pada penelitian ini didapatkan prevalensi rinitis alergi sebesar 56,9% dan penyakit atopi (asma (p-value = 0,001) dan eksim (p-value = 0,003)), mengkonsumsi parasetamol (p-value = 0,009) dan paparan asap rokok (p-value = 0,039) sebagai faktor risiko terjadinya rinitis alergi. Sedangkan polusi udara (p-value = 0,053) dan memiliki hewan pelihaaran (0,547) tidak memiliki hubungan dengan prevalensi rinitis alergi. Prevalensi rinitis alergi pada siswa boarding school di kota banda aceh tahun 2023 sebesar 56,9%. Frekuensi penyakit (asma dan eksim), mengkonsumsi parasetamol dan paparan asap rokok merupakan faktor risiko terjadinya rinitis alergi sedangkan jensi kelamin, polusi udara dan memiliki hewan peliharaan tidak berpengaruh terhadap prevalensi rinitis alergi.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>118242</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-19 15:51:12</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-12-19 16:00:28</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>