<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="118237">
 <titleInfo>
  <title>PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG PREEKLAMPSIA PADA MASA KEHAMILAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NOVI RAHMADITHA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Angka kematian ibu (AKI) di Aceh pada periode 2017-2022 mengalami tren fluktuatif, yang disebabkan oleh beberapa faktor yang dialami ibu sebelumnya seperti perdarahan dan eklampsia. Ibu yang memiliki riwayat hipertensi kronik, stroke, penyakit ginjal, dan gangguan metabolisme cenderung tidak menyadari bahwa preeklampsia telah berkembang dalam dirinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan masyarakat tentang preeklampsia di Desa Blang Krueng tentang preeklampsia pada masa kehamilan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan teknik purposive sampling. Responden dalam penelitian ini adalah masyarakat Desa Blang Krueng, Baitussalam, Aceh Besar dengan sampel sebanyak 239 orang dan pengumpulan data menggunakan kuesioner yang terdiri dari 12 pernyataan dan sudah dilakukan uji validitas dan realibilitas dengan nilai cronbach alpa 0,955. Analisis data menggunakan analisis univariat. Dari 239 responden penelitian, hasil yang diperoleh bahwa mayoritas responden memiliki pengetahuan yang rendah terkait preeklampsia pada masa kehamilan, yaitu sebanyak 125 (52,3%). Pengetahuan yang rendah terkait preeklampsia dapat disebabkan karena rendahnya tingkat pendidikan responden. Pada penelitian ini terdapat 74 (31,0%) responden yang memiliki pendidikan terakhir dasar (SD dan SMP) sehingga responden cenderung kesulitan dalam memahami tanda dan bahaya terkait preeklampsia. Diharapkan pelayanan kesehatan dapat memberikan pendidikan dengan media yang edukatif tentang bahaya preeklampsia kepada masyarakat pada masa kehamilan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>118237</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-19 15:40:16</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-12-19 15:52:27</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>