<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="118220">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP TERHADAP PERILAKU PENCEGAHAN KECACINGAN OLEH SOIL TRANSMITTED HELMINTHS (STH) PADA MURID KELAS 5 DAN 6 SEKOLAH DASAR NEGERI LAMKLAT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Eprist Akbar Syah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kecacingan merupakan suatu permasalahan kesehatan yang masih sangat banyak dijumpai di dunia. Kecacingan mengacu pada suatu penyakit parasit yang disebabkan oleh Nematoda usus yang ditularkan ke manusia melalui tanah yang terkontaminasi parasit cacing. Infeksi kecacingan yang paling sering ditemukan pada manusia adalah golongan Soil Transmitted Helminths (STH). Di indonesia, prevalensi kecacingan masih sangat tinggi yaitu sebesar 60-70%. Kejadian tertinggi infeksi kecacingan di Indonesia yaitu pada anak usia 5-14 tahun terutama terjadi pada anak usia sekolah dasar. Masih tingginya prevalensi kecacingan di Indonesia disebabkan oleh banyak hal diantaranya pengetahuan dan pola hidup. Pengetahuan dapat mempengaruhi sikap, perilaku dan pola hidup manusia. Pengetahuan yang rendah akan menimbulkan sikap, perilaku dan pola hidup yang buruk pula, hal ini yang menyebabkan masih tingginya infeksi kecacingan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara pengetahuan dan sikap terhadap perilaku pencegahan kecacingan oleh Soil Transmitted Helminths (STH) pada murid Sekolah Dasar. Penelitian akan dilakukan di SD Negeri Lamklat, Kecamatan Darussalam, Aceh Besar. Jenis penelitian adalah analitik observasional dengan rancangan cross sectional. Teknik pengambilan sampel adalah non-probability sampling dengan metode total sampling. Data diperoleh dengan menggunakan kuesioner untuk semua variabel. Data di analisis dengan menggunakan uji spearman. Berdasarkan hasil uji statistik menggunakan spearman didapatkan nilai p value 0,000 menunjukkan terdapat hubungan antara pengetahuan dan sikap terhadap perilaku pencegahan kecacingan. Kesimpulan pada penelitian ini adalah terdapat hubungan antara pengetahuan dan sikap terhadap perilaku pencegahan kecacingan oleh Soil Transmitted Helminths (STH) pada murid kelas 5 dan 6 Sekolah Dasar Negeri Lamklat.&#13;
Kata Kunci: Pengetahuan, sikap, Soil Transmitted Helminths, perilaku pencegahan</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>118220</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-19 12:14:55</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-12-19 15:00:02</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>