<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="118216">
 <titleInfo>
  <title>STUDI KERENTANAN STRUKTUR BANGUNAN TSUNAMI VERTICAL EVACUATION (TVE) BUILDINGS DENGAN METODE DESAIN BERBASIS KINERJA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Zu Irfan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Doktor Ilmu Teknik Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Dissertation</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Kawasan permukiman yang berdekatan dengan pusat gempa merupakan daerah yang paling rawan mengalami kerusakan ketika terjadi gempa bumi. Kerusakan yang umum terjadi adalah pada rumah, fasilitas umum, dan sekolah. Sarana dan prasarana publik di wilayah pesisir juga sangat rentan terjadi kerusakan/kegagalan saat terjadi gempa bumi besar yang diikuti oleh gelombang tsunami. Gedung dan bangunan yang terletak di daerah dengan risiko gempa besar, kekuatan strukturnya harus di lakukan analisis secara berkala terhadap kerentanan seismik dan tsunami. Adapun objek yang di tinjau pada penelitian ini adalah bangunan fasilitas publik yaitu Masjid, Sekolah dan Escape building. Tujuan penelitian ini adalah melakukan penilaian kerentanan (vurnerability) dengan melakukan pengembangan kurva IDA untuk analisis seismik berdasarkan 22 rekaman gempa, 10 diantaranya gempa yang terjadi di provinsi Aceh, dan juga melakukan pengembangan kurva kerapuhan seismik berdasarkan hasil kurva Incremental Dynamic Analysis (IDA) yang baru, serta melakukan pengembangan kurva kerapuhan tsunami, serta melakukan perkuatan struktur dengan metode bracing dan RC Jacketing. Bangunan publik yang telah dilakukan perkuatan dapat difungsikan sebagai bangunan evakuasi vertikal (Tsunami vertical Evacuation Buildings) saat terjadi gempa yang di ikuti dengan gelombang tsunami, karena setelah strukturnya diperkuat displacement yang di timbulkan menjadi mengecil dari kondisi struktur eksisting sebelumnya, dengan demikian ketahanan struktur bangunan tersebut terhadap beban lateral menjadi meningkat. Dengan adanya TVE building tersebut pada daerah yang rawan tsunami, akan menambah fasilitas evakuasi vertikal, sehingga dapat mempersingkat waktu evakuasi dan menyelamatkan penduduk dari bencana tsunami. &#13;
	&#13;
Kata kunci :  ground motion; seismik; tsunami; kurva IDA; displacement; drift ratio; fragility curve; Rc Jacketing; bracing.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>118216</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-19 12:08:07</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-12-19 14:53:19</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>