<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="118203">
 <titleInfo>
  <title>PERBANDINGAN KADAR TNF-α PADA HEWAN COBA MODEL CEDERA OTAK TRAUMATIK YANG DIBERIKAN PROPOFOL DAN KETAMIN DENGAN PROPOFOL DAN FENTANYL SEBAGAI PRE-EMPTIVE ANALGESIA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fahmi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Latar Belakang Cedera Otak Traumatik (COT) termasuk masalah global dan salah satu penyebab terbanyak kematian dan kecacatan diseluruh dunia. Cedera otak juga merupakan penyebab kematian ketiga dari semua jenis trauma yang dikaitkan dengan kematian.  TNF-α adalah sitokin pertama yang dihasilkan setelah terjadinya COT yang dilepaskan oleh mikroglia dalam kondisi inflamasi, selain astrosit, sel endotel, dan neuron. Pemberian kombinasi obat sedatif merupakan salah satu penatalaksanaan pada COT untuk mengontrol ventilasi dan oksigenasi. &#13;
Tujuan Membandingkan efek pemberian kombinasi Propofol dan Ketamin dengan Propofol dan Fentanyl terhadap kadar TNF-α jaringan otak.  &#13;
Metode Penelitian Jenis penelitian ini merupakan suatu uji analitik eksperimental laboratorik pada hewan coba Tikus putih (Rattus norvegicus) dengan rancangan penelitian The Posttest only Control Group Design. Sebanyak 24 tikus dibagi menjadi 4 kelompok yaitu : Kelompok kontrol negatif (KN) yaitu tikus normal tanpa COT, kelompok kontrol positif (KP) yaitu tikus dengan COT, kelompok perlakuan 1 (P1) adalah tikus dengan COT yang diberikan kombinasi Propofol dan ketamin dan kelompok perlakuan 2 (P2) tikus dengan COT yang diberikan kombanasi Propofol dan Fentanyl. Pemeriksaan kadar TNF-α parenkim otak dilakukan dengan metoe ELISA menggunakan kit TNF-α Rat. Data di analisis dengan menggunakan Analisa variant yang dilanjutkan dengan uji Duncan.&#13;
Hasil Pada penelitian menujukan perlakuan anestesi berpengaruh secara signifikan (P</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>118203</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-19 11:46:12</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-12-19 12:02:19</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>