<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="118194">
 <titleInfo>
  <title>KAJIAN TERHADAP  PENGAJUAN KLAIM KONSTRUKSI DARI PENYEDIA JASA KE PENGGUNA JASA DI KOTA BANDA ACEH DAN ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Widya Asdal</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2009</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Setiap pembangunan  proyek konstruksi selalu mempunyai masalah yang berbeda-beda  di antaranya  masalah  perselisihan  baik  antara  penyedia jasa ke pengguna jasa maupun sebaliknya.  Hubungan antara dua belah pihak tersebut harus tertuang di  dalam  sebuah  kontrak  kerja  sama  yang  isinya  berupa  tugas  dan  tanggung jawab,  biaya,  waktu pelaksanaan,  dan kesepakatan-kesepakatan  lain yang dapat berdampak    timbulnya    konflik    dari    dua    belah    pihak    yang    disebabkan ketidaklengkapan  kontrak  mengatur  hal  ini  dan  atau  kesalahpahaman  terhadap kontrak   tersebut    Penelitian    ini   bertujuan   untuk   mengetahui    faktor-faktor penyebab  terjadinya  klaim yang  dominan  terjadi,  dan persentase  bentuk-bentuk klaim dan cara penyelesaian klaim yang dipakai oleh perusahaan penyedia jasa di Kota Banda Aceh dan Aceh Besar. Data yang penulis gunakan berupa data primer dan  sekunder.  Data  primer,  yaitu  kuesioner  A, meliputi  karakteristik  responden dan  identitas   perusahaan,   kuesioner   B  yang   berisikan   pemyataan   mengenai penyebab-penyebab  klaim,  bentuk-bentuk   klaim  dan  cara  penyelesaian   klaim Sedangkan  data sekunder merupakan  data mengenai jumlah  responden  sebanyak&#13;
30 perusahaan  penyedia jasa grade 4, 5 dan 6 yang ada di Banda Aceh dan Aceh&#13;
Besar yang diperoleh dari Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) dan Kantor Departemen Pekerjaan Umum (PU). Pengolahan data menggunakan   perhitungan  statistik  dengan  memakai  analisis  deskriptif dengan menggunakan   perangkat   lunak  SPSS.   Berdasarkan   hasil   analisis   deskriptif diperoleh  kesimpulan  bahwa mean tertinggi  dari penyebab-penyebab timbulnya klaim adalah variabel A6 yaitu Percepatan penyelesaian jadwal dengan nilai mean 2,833 yang berarti sering terjadi pada perusahaan penyedia jasa.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>118194</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-19 11:04:23</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-12-19 11:04:23</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>