<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="118186">
 <titleInfo>
  <title>SIKAP KESIAPSIAGAAN TERHADAP RISIKO BENCANA PADA MASYARAKAT DI KECAMATAN BAITUSSALAM ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Yelsi Tarfi Budiadari</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sikap dan kepedulian untuk siap siaga dalam menghadapi bencana adalah hal utama dalam kesiapsiagaan yang merupakan salah satu elemen penting dari kegiatan pengurangan risiko bencana yang bersifat pro-aktif. Dengan adanya kesadaran dan sikap yang baik dari masyarakat dapat membantu upaya pengurangan risiko bencana dan manajemen untuk mengurangi angka kematian dan kerugian ekonomi akibat bencana. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran sikap kesiapsiagaan terhadap risiko bencana pada masyarakat di Kecamatan Baitussaam Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional study dengan jumlah sampel adalah 257 responden yang dipilih menggunakan metode purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner yang dikembangkan dari LIPI-UNESCO/ISDR (2006) dan telah diuji validitas dan reliabilitasnya dengan nilai validitas 0,423-0,682 dan nilai cronbach alpha sebesar 0,968. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar dari responden yaitu sebanyak 141 orang (54,9%) memiliki sikap yang positif dan sisanya 116 orang (45,1%) memiliki sikap yang negatif dalam hal kesiapsiagaan terhadap risiko bencana. Sikap yang baik didapat melalui pengetahuan yang baik. Oleh karena itu, diperlukan diseminasi yang lebih baik tentang manajemen bencana sebagai langkah dalam pengurangan risiko bencana. Diharapkan pada pemerintah untuk terus melakukan evaluasi dan monitoring terhadap sistem kesiapsiagaan bencana pada masyarakat.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>118186</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-19 10:43:25</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-12-19 10:47:44</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>