<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="118136">
 <titleInfo>
  <title>IMPLEMENTASI MODEL PELAYANAN PUBLIK  PADA MAL PELAYANAN PUBLIK KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nurjalina</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas  Ilmu Sosial dan Ilmu Politik</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sesuai  UU  Pelayanan  Publik  No.  25  Tahun  2009  yang  menjelaskan  bahwa kewajiban  penting  bagi  setiap  warga  negara  untuk  melakukan  pelayanan masyarakat yang baik seperti yang dipersyaratkan olehcw` hukum dan Qanun Aceh No.  7  Tahun  2019  tentang  Pengelolaan  Keterbukaan  dan  Klarifikasi Informasi Publik.  Sehingga  penting  bagi  Mal  Pelayanan  Publik  untuk  melaksanakan pelayanan  yang  baik,  transparan,  sederhana,  dan  nyaman.  Namun  data  yang  di dapat  berdasarkan  observasi  peneliti  ditemukan  masih  belum  optimalnya  Model Pelayanan Publik dari MPP Kota Banda Aceh.  Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana pelayanan yang diberikan pemerintah di  Mal  Pelayanan  Publik  Kota  Banda  Aceh,  dan  juga  untuk  mengetahui  dan menganalisis  faktor-faktor  apa  saja  yang  menjadi  pendukung  dan  penghambat dalam  implementasi  Mal  Pelayanan  Publik  di  Kota  Banda  Aceh.  Penelitian  ini dilakukan  dengan  metode  kualitatif  deskriptif  dengan  teknik  analisis  data berdasarkan teori Model Pelayanan Publik menurut Himsar Silaban yang meliputi tiga  indikator  yaitu:  model  pelayanan  teknik  fungsional,  model  pelayanan  satu pintu, model pelayanan satu atap, model pelayanan terpusat, dan model pelayanan elektronik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Model Pelayanan Publik pada Mal  Pelayanan  Publik  Kota  Banda  Aceh  dalam  pelaksanannya  belum  optimal. Disarankan kepada DPMPTSP selaku pengelola Mal Pelayanan Publik Kota Banda Aceh agar kedepannya lebih di sosialisasikan lagi terkait informasi persyaratan apa saja  yang  diperlukan  dalam  proses  layanan,  serta  agar  lebih  optimal  lagi  dalam kecepatan pelayanan dan masuk kerja tepat waktu.  &#13;
Kata Kunci: Implementasi, Model Pelayanan, Pelayanan Publik</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>POLICY MAKING - PUBLIC ADMINISTRATION</topic>
 </subject>
 <classification>352.34</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>118136</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-18 15:58:36</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-12-18 16:35:01</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>