<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="118134">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN IMUNITAS OREOCHROMIS NILOTICUS YANG TERINFEKSI PATOGEN STREPTOCOCCUS AGALACTIAE DENGAN PERENDAMAN EKSTRAK BAHAN MULTI HERBAL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ulfa Rahmi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan perikanan</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Salah satu jenis patogen yang sering menyerang ikan nila adalah Streptococcosis yang 85% disebabkan oleh Streptococcus agalactiae. Bahan-bahan yang dapat digunakan sebagai imunostimulan yaitu ekstrak tumbuh-tumbuhan, vitamin dan mineral. Penggunaan bahan herbal pada ikan tidak hanya dapat meningkatkan imunitas namun dapat juga sebagai anti-parasit dan anti-bakteri. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah mengetahui efektivitas pemberian kombinasi bahan multi herbal yaitu daun kelor, widuri dan ketepeng cina dalam pengobatan ikan nila Oreochromis niloticus yang terinfeksi bakteri patogen Streptococcus agalactiae. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli-Agustus, di Laboratorium Pembenihan dan Pembiakan Ikan Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan dan 3 ulangan menggunakan dosis yang berbeda yaitu perlakuan A (kontrol negatif), perlakuan B (kontrol positif), perlakuan C daun widuri ( 800 ppm) + daun kelor  (1000 ppm), perlakuan D daun widuri (800 ppm) + daun ketepeng cina (10 ppm), perlakuan E daun kelor (1000 ppm) + daun ketepeng cina (10 ppm) dan perlakuan F daun kelor (1000 ppm) + daun widuri (800 ppm) + daun ketepeng cina (10 ppm). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perendaman dengan kombinasi ekstrak daun kelor dan daun ketepeng cina dengan kosentrasi (1000 ppm +10 ppm) merupakan dosis terbaik untuk mengobati ikan nila yang terinfeksi Streptococcus agalactiae, terlihat dari gambaran darah (leukosit, hemoglobin dan hematokrit) dan tingkat kelangsungan hidup tertinggi yaitu 80%. &#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci : Oreochromis niloticus, Streptococcus agalactiae, Daun kelor, Daun widuri, Daun ketepeng cina.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>118134</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-18 15:51:39</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-12-18 15:54:58</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>