<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="118130">
 <titleInfo>
  <title>KAJIAN TEOREMA TITIK TETAP PADA RUANG METRIK CONE LENGKAP</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nesha Gusran Putri</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Matematika</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ruang metrik merupakan salah satu topik dalam matematika analisis yang masih terus dipelajari dan dikembangkan. Hasil penelitian sebelumnya telah memperluas sifat kelengkapan dan pemetaan kontraksi dalam ruang metrik dapat diaplikasikan juga pada ruang lain seperti ruang b-metrik, ruang metrik quasi dan ruang metrik cone. Dalam penelitian ini akan diperoleh teorema titik tetap pada ruang metrik cone dengan beberapa kondisi tertentu yang harus dipenuhi. Namun sebelumnya akan dikontruksi suatu konstanta menjadi sebuah fungsi yang dipetakan ke [0,1) terlebih dahulu. Kondisi dalam teorema tersebut adalah sifat terurut parsial, pemetaannya bersifat kontraksi, tidak turun dan kontinu. Konvergensi barisan dalam ruang metrik cone yang diperoleh melalui barisan Cauchy menjadi kunci utama untuk memperoleh titik tetap. Hasil pembuktian teorema titik tetap ini mendapatkan titik tetap tunggal dan juga diperoleh tiga karakteristik yang berbeda untuk pemetaan kontraksi yang dinyatakan dalam tiga akibat. &#13;
Kata kunci : Ruang metrik, ruang metrik cone, titik tetap, pemetaan kontraksi, terurut parsial</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>118130</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-18 15:37:08</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-12-18 15:45:22</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>