Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
TAMAN BUDAYA ACEH DI BANDA ACEH
Pengarang
Rizky Fhounna - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0704104010036
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Arsitektur (S1) / PDDIKTI : 23201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Teknik.,
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Taman Budaya Aceh merupakan sarana pelestarian clan promosi kebudayaan Aceh, baik dalam wujudnya sebagai ide/gagasan, aktivitas, maupun artefak.Lokasi bangunan berada pada salah satu kawasan cagar budaya Aceh, di jalan Teuku Umar, Setui, Banda Aceh.Di sekitar lokasi terdapat situs-situs budaya dan sejarah, antara lain Gunongan, Taman Putro Phang, Kherkhoff, Lapangan Blang Padang, Taman Sari dan Museum Tsunami.
Saat ini di Aceh telah terdapat bangunan yang berfungsi sebagai Taman Budaya.Namun fasilitas tersebut masih memiliki beberapa kekurangan, salah satunya adalah ketidak seimbangan pada pemenuhan fungsi promosi kebudayaan.Kegiatan pertunjukan yang merupakan sarana promosi hasil karya budaya dibidang seni tari, musik dan drama lebih menjadi prioritas dari kegiatan pameran yang merupakan sarana promosi hasil karya budaya bidang seni rupa.Selain itu, kegiatan latihan hasil karya budaya yang merupakan "nyawa" dari taman budaya juga tidak begitu menonjol di karenakan posisi bangunan studio berada pada sisi belakang site, sehingga kurang terekspos.
Setiap kegiatan pada Taman Budaya pada dasarnya merupakan pejabaran dari fungsi utama Taman Budaya sebagai sarana pelestarian dan promosi kebudayaan.Oleh karena itu, ruang-ruang tempat pelaksanaan kegiatan dapat dikelompokkan berdasarkan fungsi tersebut, yaitu: kelompok ruang pelestarian kebudayaan, kelompok ruang promosi kebudayaan, serta didukung oleh kelompok ruang pengelolaan.selain itu juga terdapat ruang-ruang penunjang seperti wisma dam mushalla.
Bertolak dari pemikiran ini, Taman Budaya Aceh tidak cukup hanya
menjadi wadah yang menampung aktifitas-aktifitas seni, namun lebih dari itu harus memiliki kemampuan untuk menghadirkan identitas yang ekspresif sebagai bentuk wujud ekspresi dari sebuah karya seni, sehingga dengan demikian akan sangat mendukung peran dan fungsi utama sebuah Taman Budaya Aceh. Atas dasar tersebut landasan yang sangat mendukung untuk mencapai itu semua dapat dilakukan melalui tindakan berarsitektur dengan menjadikan bangunan Taman Budaya Aceh ini sebagai sebuah objek karya seni juga untuk mengekspresikan seni itu sendiri, maka tema arsitektur ekspresionis dianggap cukup relevan untuk objek rancangan Taman Budaya Aceh.
Kata Kunci : Taman Budaya, Aceh, , Setui, arsitektur ekspresionis
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGEMBANGAN TAMAN KOTA SEBAGAI THIRD PLACE DI KOTA BANDA ACEH (SYIFAURRAHMAH, 2025)
TAMAN BUDAYA ACEH (TEMA: SIMBOLISME) (Sahlan Zuliansyah, 2024)
TAMAN BUDAYA ACEH DI BANDA ACEH (Rizky Fhounna, 2023)
ANALISIS JALUR SIRKULASI PEJALAN KAKI DI KAWASAN TAMAN BERSEJARAH KOTA BANDA ACEH (YUSRIL ANANTA BALSA, 2024)
PERANCANGAN VIDEO 3-D TAMAN BUSTANUSSALATIN KOTA BANDA ACEH (Mauliddiana, 2021)