<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="118096">
 <titleInfo>
  <title>KAJI ULANG  PERENCANAAN PERKERASAN JALAN DENGANRNMETODE  BINA MARGA DAN METODE ASPHALT INSTITUTE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Merfazi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ruas  Jalan  Elak  Sp.  Opak  - Rantau  -- Batas  Sumut  merupakan jalan altematif yang direncanakan   oleh    Pemerintah   Aceh    bagi    pengguna  jalan   guna    menghindari kepadatan Kota Kuala Sim pang dari Jalan Nasional. Perencanaan perkerasan jalan ini bertujuan  untuk  mengetahui  ketebalan  struktur  perkerasan  Jalan  Elak  Sp.  Opak Rantau   - Batas   Surnut   STA.   0+000   - STA.  27+300   Kabupaten  Aceh   Tamiang Provinsi  Aceh.  Perencanaan tersebut  dilakukan dengan  menggunakan metode  Bina Marga  dan metode  Asphalt  Institute,  sehingga  dapat  dibandingkan ketebalan  struktur perkerasan desainnya dan  dapat  disimpulkan metode  Bina  Marga  lebih  efisien  dari sisi   harga   dan   penggunaan  material.   Metode   Bina   Marga   dan   metode   Asphalt Institute   merupakan  dua  dari   banyak   metode   dalarn  perencanaan  konstruksi  jalan raya.  Metode  Bina  Marga  pada  dasarnya menggunakan nomogram-nomogram yang telah ditetapkan oleh Departemen Pekerjaan  Umum  Direktorat Jenderal  Bina  Marga, sedangkan  metode   Asphalt   Institute   menggunakan  grafik   yang  dikeluarkan  oleh Asphalt   lnstitute    dari   Amerika.   Dalam    penentuan  nilai   rancang    tebal   lapisan perkerasan lentur  ini, metode  Bina Marga  menetapkan nilai daya dukung  tanah  dasar, lintas   ekivalen  rencana,  indeks  permukaan  dan  faktor  regional   untuk  menentukan indeks  tebal  perkerasan  yang  direncanakan.  Metode   Asphalt   Institute  menetapkan Equivalent Single Axle Load (ESAL)  dan Modulus  Resilient (MR) tanah  dasar  untuk menentukan  tebal   perkerasan  yang   direncanakan.   Berdasarkan  hasil   perhitungan dengan   menggunakan  Metode   Bina  Marga  untuk umur  rencana   20  tahun  didapat tebal  masing-masing lapisan yaitu  lapisan  pondasi  bawah jenis bahan  sirtu  (kelas  B) dengan  tebal  37,5  cm, lapisan  pondasi  atas jenis bahan  batu  pecah  (kelas  A) dengan tebal 25 cm dan  lapisan  permukaan jenis bahan  laston marshall  744 kg dengan  tebal&#13;
10 cm,  dengan  biaya  konstruksi  senilai  Rp.  72.727.360.797.  Pada  Metode  Asphalt Institute untuk  umur rencana yang  sama  diperoleh tebal lapisan pondasi  jenis bahan batu  pecah  (kelas  A) dengan  tebal  45 cm dan  lapisan  permukaan jenis bahan  laston marshall     744    kg    dengan     tebal    25    cm,    dengan     biaya    konstruksi    senilai Rp.  123.633.228.537.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>118096</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-18 11:59:29</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-12-18 11:59:29</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>