<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="118053">
 <titleInfo>
  <title>INTEGRALISASI EKSEKUSI PUTUSAN PENGEMBALIAN ASET PERADILAN TINDAK PIDANA KORUPSI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Teuku Herizal</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Doktor Ilmu Hukum Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Dissertation</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>INTEGRALISASI EKSEKUSI PENGEMBALIAN ASET &#13;
PUTUSAN PERADILAN TINDAK PIDANA KORUPSI&#13;
&#13;
Oleh:&#13;
Teuku Herizal  ⃰ )&#13;
  Faisal A. Rani   ⃰  ⃰⃰⃰ )&#13;
   Eddy Purnama   ⃰  ⃰  ⃰⃰⃰ )&#13;
          Rizanizarli   ⃰  ⃰  ⃰  ⃰⃰⃰ )&#13;
&#13;
ABSTRAK&#13;
&#13;
&#13;
Proses penyelesaian perkara pidana berhasil dalam penegakan hukum apabila eksekusi terhadap putusan hakim yang telah berkekuatan hukum tetap tuntas dilaksanakan oleh jaksa eksekutor, baik eksekusi fisik melalui penerapan pidana pokok berupa pidana mati, pidana penjara, pidana denda, maupun dalam pelaksanaan eksekusi non fisik berupa pelaksanaan pidana tambahan berupa eksekusi pidana uang pengganti sebagai upaya pengembalian uang negara yang dikorupsi, akan tetapi eksekusi oleh jaksa eksekutor (Kejaksaan dan KPK) lebih terkonsetrasi pada pemidanaan badan sehingga terpidana masih dapat menikmati aset hasil kejahatannya.  &#13;
Penelitian bertujuan mengkaji dan menjelaskan apakah norma prosedur pengembalian aset putusan peradilan tindak pidana korupsi memberikan prinsip keadilan dan efek jera terhadap pelaku kejahatan, mengkaji dan menjelaskan, apakah konstruksi normatif penanganan eksekusi pengembalian aset putusan perkara tindak pidana korupsi dapat mengembalikan aset dan menghentikan kejahatan dan mengkaji dan menjelaskan, apakah model eksekusi tindak pidana korupsi sebagai mekanisme pengembalian aset.&#13;
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif, pendekatan sejarah hukum dan perbandingan hukum. Sumber data berupa bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan tersier untuk memperkuat dan melengkapi penelitian, digunakan pula informasi dari para ahli. Analisis data dilakukan dengan pendekatan kualitatif yaitu analisis isi yang menguraikan/memaparkan sekaligus menganalisis berbagai norma hukum dan informasi terkait integralisasi eksekusi pengembalian aset putusan peradilan tindak pidana korupsi.&#13;
Berdasarkan hasil penelitian bahwa pertama norma prosedur pengembalian aset belumlah memenuhi prinsip keadilan serta eksekusi pidana tidak memberikan efek jera terhadap pelaku kejahatan, kedua eksekusi pengembalian aset belum optimal karena penjatuhan pidana tambahan pembayaran uang pengganti dan realisasinya, nilai aset terpidana pada umumnya jauh di bawah dari nominal pembayaran uang pengganti dan ketiga model eksekusi terintegral dalam rangka pengembalian aset hasil kejahatan dengan melakukan penyitaan aset yang tidak terkait dengan korupsi untuk menjamin pelaksanaan pembayaran uang pengganti.&#13;
Disarankan perlu undang-undang perampasan aset yang memberikan keadilan, kemanfaatan dan kepastian hukum, sehingga aset dapat dikembalikan kepada negara, adanya undang-undang yang mengkonstruksikan secara normatif pengembalian aset secara pidana dan perdata untuk memulihkan aset hasil korupsi dan adanya undang-undang tentang mekanisme pola kerja terintegrasi antar kelembagaan dalam proses pengembalian aset hasil kejahatan.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Integralisasi, Eksekusi, Pengembalian Aset</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>118053</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-16 11:40:57</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-12-18 10:32:52</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>