<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="118027">
 <titleInfo>
  <title>IMPLEMENTASI GRAF HAMILTON PADA SISTEM TRANSPORTASI BUS TRANS CAMPUS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>KHAIRU RIZAL</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Matematika</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Transportasi merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari, karena masyarakat selalu membutuhkan sarana transportasi untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lain dalam melakukan berbagai aktivitas. Rute Trans Campus adalah sebuah upaya untuk meningkatkan efisiensi jarak dan waktu dalam sistem transportasi perjalanan bus antar kampus. Sistem ini dapat direpresentasikan dalam bentuk graf, di mana setiap shelter dijadikan titik (verteks) dan jalur yang menghubungkan antar shelter dijadikan garis (edge). Tujuan dari penelitian ini adalah mencari rute paling efisien dari sebuah terminal shelter ke shelter-shelter lain yang harus dilewati tepat satu kali tanpa ada yang terlewati dua kali, serta harus kembali ke terminal asal. Dalam konteks ini, model perjalanan bus kota dalam bentuk graf disebut sirkuit Hamilton (Hamiltonian cycle). Terdapat tiga metode yang digunakan untuk mencari sirkuit Hamilton, yaitu metode Tetangga Terdekat (The Nearest Neighbor Heuristic), metode Sisipan Tertutup (The Closest Insertion Heuristic), dan metode Geometri (The Geometric Heuristic). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jarak yang ditempuh oleh Sistem Transportasi Bus Trans Campus menggunakan ketiga metode adalah 5290 meter dengan waktu tempuh 33,79 menit. Dengan demikian, rute yang dihasilkan oleh ketiga metode tersebut memiliki jarak lebih pendek dan waktu lebih sedikit dari rute awal dengan jarak 5500 meter dan 35 menit, sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan kenyamanan dalam perjalanan antar kampus.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>118027</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-15 15:58:37</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-12-18 09:45:10</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>