<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="117936">
 <titleInfo>
  <title>POTENSI MINYAK NILAM ACEH (POGOSTEMON CABLIN BENTH.) SEBAGAI KANDIDAT ANTIDIABETES  (KAJIAN IN SILICO DAN IN VITRO)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Jumaila mahdiani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pendahuluan: Enzim ∝-glucosidase merupakan enzim yang berperan dalam pemecahan karbohidrat menjadi glukosa di saluran pencernaan. Penghambatan kerja enzim ∝-glukosidase dapat membantu menurunkan kadar glukosa darah pada penderita diabetes mellitus. Penelitian ini, bertujuan untuk mengetahui senyawa aktif dari minyak nilam Aceh dan menilai aktivitas antidiabetes secara in silico dan in vitro.&#13;
Metode: Senyawa aktif yang diidentifikasi dengan GC-MS yang disajikan pada database KNApSAcK. Kemudian senyawa aktif tersebut diuji melalui pendekatan pemodelan molecular yang terdiri dari proses molecular docking terhadap senyawa aktif. Uji aktivitas antidiabetes in vitro dengan penghambatan ∝-glukosidase menggunakan spektrofometri UV-Vis.&#13;
Hasil: Simulasi molekuler docking menunjukkan 6 senyawa aktif yang terkandung dalam minyak nilam mempunyai afinitas pengikatan di bawah -7 kkal/mol terhadap penghambatan enzim ∝-glukosidase dan mempunyai kestabilan yang baik pada parameter ikatan hidrogen. Pada konsentrasi sampel 500 ppm ekstrak minyak nilam Aceh murni hanya mampu menghambat 10.16% aktivitas enzim, minyak nilam Aceh fraksi ringan 37.22% dan minyak nilam Aceh fraksi berat 12.73%. &#13;
Kesimpulan: Senyawa aktif apigenin coumarylglucoside, rhamnetin, dan ombuin pada minyak nilam Aceh berpotensi sebagai kandidat antidiabetes. Namun, ekstrak nilam tidak mampu menghambat 50% aktivitas enzim ∝-glukosidase pada konsentrasi sampai dengan 500 ppm.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Antidiabetes, ∝-glukosidase, In silico, Minyak nilam, Molecular &#13;
docking, Pogostemon cablin Benth</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>117936</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-14 15:19:55</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-12-15 11:40:32</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>