<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="117920">
 <titleInfo>
  <title>PEMANFAATAN ABU CANGKANG CUE (FAUNUS ATER) SEBAGAI ADSORBEN UNTUK ADSORPSI RHODAMIN B</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Oja Fitria</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas FKIP</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Oja Fitria (2023). Pemanfaatan Abu Cangkang Cue (Faunus ater) sebagai Adsorben untuk Adsorpsi Rhodamin B&#13;
Rhodamin B  merupakan zat warna sintesis yang sulit di degradasi oleh mikroorganisme secara alami karena mengandung gugus amino dan inti benzene. Secara kimia, rhodamin B adalah penurunan dari xanthene dan memiliki struktur cincin dasar xanthene dengan tambahan gugus nitrogen dan gugus alkil tertentu. Penurunan kadar zat warna rhodamin B dalam lingkungan dapat melalui proses adsorpsi. Pada penelitian ini cangkang cue di kalsinasi menggunakan furnace pada suhu 900ᵒC selama 4 jam untuk menghasilkan abu cangkang cue (adsorben CaO). Abu cangkang cue di aktivasi dengan asam klorida (HCl). Kemudian, adsorben tersebut dikarakterisasi menggunakan SEM dan XRD.  Hasil SEM menunjukkan pori-pori yang terbentuk memiliki tekstur kasar dan tidak teratur dengan luas permukaan pori dari gambar SEM perbesaran 3000 x, 6000 x dan 10000 x adalah sebesar 5 μm, 2 μm, dan 1 μm. Hasil uji XRD menunjukkan bahwa atom-atom tersusun secara teratur dan memiliki bentuk kristal. Adsorben cangkang cue diuji penyerapannya terhadap rhodamin B dalam larutan berair dan diperoleh kondisi optimum terjadi pada pH 3, waktu kontak 60 menit, dan konsentrasi 10 mg/L. Pengujian isotherm adsorpsi dilakukan menggunakan isotherm Langmuir dan Freundlich, dari kedua jenis isoterm tersebut yang paling sesuai dengan proses adsorpsi rhodamin B menggunakan adsorben abu cangkang cue adalah isotherm Freundlich dengan nilai r yaitu 1.&#13;
&#13;
Kata Kunci : Abu cangkang cue, aktivasi, SEM, XRD, adsorpsi, rhodamin B.&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>117920</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-14 12:23:37</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-12-14 12:27:18</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>