PENGARUH PENCAMPURAN ABU JERAMI TERHADAP PERILAKU PENGEMBANGAN TANAH LEMPUNGRNDESA COT SEUNONG MONTASIK | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH PENCAMPURAN ABU JERAMI TERHADAP PERILAKU PENGEMBANGAN TANAH LEMPUNGRNDESA COT SEUNONG MONTASIK


Pengarang

Raudhatul Jannah - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0404101020098

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2011

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pencampuran abu jerami terhadap pengembangan tanah. Abu jerami diperoleh dari areal pertani an di Desa Cot Seunong, jerami tersebut dibakar sampai menjadi abu dan diayak dengan saringan nomor 40. Tanah yang digunakan dalam penelitian berasal dari Desa Cot Seunong Montasik. Tanah tersebut menurut klasifikasi AASHTO tergolong jenis tanah berlempung dengan simbol kelompok A-7-6 (54), sedangkan menurut klasifikasi USCS tergolong jenis tanah lempung dengan indeks plastisitas tinggi yaitu 58,71% dan diberi simbol CH (Clay High). Pencampuran abu jerami pada pengujian ini dilakukan dengan variasi 0%, 5%, 10%, 15%, dan 20% dari berat tanah kering Benda uji dibuat pada kondisi kadar air optimum (OMC) yang diperoleh dari pengujian pemadatan dengan jumlah benda uji 30 buah. Penambahan abu jerami pada tanah lempung dari 5% sampai 20% dapat meningka tkan berat volume kering, peningkatan berat volume kering disebabkan karena pori-pori tanah terisi dengan bahan stabilisasi yaitu berupa senyawa pengikat seperti silika (Si02). Berdasarkan hasil penelitian bahwa persentase penurunan nilai free swelling paling rendah
16,031% pada pencampuran abu jerami 5%, sedangkan persentase penurunan nilai
free swelling paling tinggi 50,925% pada pencampuran abu jerami 20%. Demikian
halnya dengan nilai swelling pressure juga mengalami penurunan paling rendah
19,097% pada pencampuran abu jerami 5%, sedan gkan persentase penurunan swelling pressure paling tinggi 44,389% pada pencampuran abu jerami 20%. Penurunan nilai free swelling dan swelling pressure tersebut terjadi karena adanya reaksi pengikat antara butir-butir tanah dan pertukaran ion-ion positif (kation) dalam senyawa Ca0, MgO, dan Si02 yang disebabkan oleh pencampuran abu jerami sebagai bahan stabilisasi. Berdasarkan hasil perhitungan analisa varian menunjukkan bahwa F hitung < F tabel maka abu jerami tidak berpengaruh secara nyata terhadap pengembangan tanah, hal ini didasarkan pada seleksi data penelitian.






Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK