<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="117890">
 <titleInfo>
  <title>PERENCANAAN DINDING GESER MENGGUNAKAN ALTERNATIF KONSEP DESAIN GAYA  DALAM DAN  KAPASITAS PADA  GEDUNG DEWAN  PERWAKILAN RAKYAT KOTA  (DPRK) BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Indra Kurniawan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Indonesia   menempati  zona  tektonik   yang  sangat   aktif menjadikan  wilayahnya sebagai wilayah  yang sangat  rawan dan tinggi terhadap  aktivitas  kegempaan. Oleh karena   itu,  pembangunan  infrastruktur yang  memenuhi  persyaratan  ketahanan terhadap gempa sangat diperlukan. Bangunan tinggi tahan gempa umumnya menggunakan elemen-elemen struktur  kaku  berupa  dinding  geser untuk  menahan kombinasi gaya geser,  momen  dan gaya  aksial yang  timbul akibat beban  gempa. Adanya   dinding   geser   yang  kaku  pada  bangunan,   diharapkan  sebagian   besar beban  gempa   akan  terserap   oleh  dinding  geser  tersebut.  Perencanaan  dinding geser didasarkan  atas dua alternatif konsep  desain.  Konsep pertama  yaitu,  konsep gaya  dalam  yang  mengacu   pada  Tata  Cara  Perhitungan  Struktur  Beton  Untuk Bangunan  Gedung,  SNI 03-2847-2002. Konsep  kedua  yaitu,  dinding geser  yang didesain  berdasarkan konsep  desain kapasitas, yang mengacu  pada standar  beton lama,  SK  SNI  T-15-1991-03  dan  standar   gempa,   SNI  03-1726-2002.  Tujuan penulisan  ini adalah  membandingkan  dua alternatif konsep  desain  tersebut  di atas dan  mengetahui   perencanaan  dinding  geser  pada  suatu  struktur  gedung.  Objek penulisan ini adalah  dinding  geser pada  Gedung  Dewan  Perwakilan  Rakyat  Kota (DPRK)  Banda  Aceh  dengan  sistem  struktur  berupa  sistem ganda.  Perhitungan dinding  geser   diawali  dengan   pemodelan  dan  analisis   struktur   menggunakan program   bantuan   ETABS   v9.2.0   sesuai  dengan   data   dan  pemilihan  kriteria perencanaan untuk mendapatkan gaya-gaya  dalam, yang selanjutnya gaya-gaya ini digunakan   sebagai   dasar   dalam  perencanaan  dinding   geser.   Dari  hasil  yang diperoleh  menunjukkan  adanya   perbedaan   pada   penulangan  geser   transversal, yaitu  jumlah   luas  tulangan  atau  spasi  maksimum  untuk  kedua  konsep.  Konsep desain  kapasitas   memperlihatkan jumlah   luas  tulangan  yang  relatif lebih  besar atau  spasi maksimum yang  lebib kecil  dibandingkan dengan  penggunaan konsep gaya  dalam.  Perbedaaan  antara  kedua  konsep   menunjukkan bahwa  penulangan dengan konsep  desain kapasitas  memiliki nilai  11,67%  rata-rata lebih banyak dari konsep gaya dalam.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>117890</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-13 14:58:01</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-12-13 14:58:01</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>