<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="117885">
 <titleInfo>
  <title>ISOLASI SENYAWA AKTIF SUNSCREEN EKSTRAK ETANOL BUAH PALEM EKOR TUPAI (WODYETIA BIFURCATA L)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Michelia Mutiara Hilda</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Magister Kimia</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sinar UV dapat menyebabkan kerusakan pada permukaan kulit seperti terbentuknya sunburn, hiperpigmentasi dan kanker kulit. Penggunaan sunscreen dapat menghambat kerusakan pada kulit yang diakibatkan dari paparan sinar UV. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas sunscreen ekstrak etanol, subfraksi, senyawa murni dan lotion dari buah tumbuhan Wodyetia bifurcata. Selain itu sifat fisik dan organoleptik lotion ekstrak juga ditentukan. Aktivitas sunscreen dilakukan menggunakan metode spektrofotometri UV dan ditentukan berdasarkan nilai Sun Protection Factor (SPF). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai SPF yang paling tinggi adalah 39,144 ±0,450 dan lotionnya 37,039 ± 0,368 pada konsentrasi yang sama (12% ekstrak), sedangkan nilai SPF yang paling rendah adalah 36,815 ± 0,067 dan lotionnya 25,798 ± 0,392 (subfraksi B). Nilai SPF senyawa murni dan lotionnya yaitu 9,104 ± 0,268 dan 6,091 ± 0,187. Sifat fisik lotion ekstrak sebagai berikut : Nilai viskositas berkisar antara 2009,3 – 4110,0 cP; pH berkisar antara 4,44-6,51; daya sebar berkisar antara 5-5,9 cm; daya lekat berkisar antara 05,35-13,56 detik yang sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) 1996 dan tipe emulsi adalah m/a. Sifat organoleptik formulasi lotion ekstrak yang paling disukai yaitu pada konsentrasi 2%. Hasil karakterisasi dengan GC-MS senyawa yang paling dominan dalam ekstrak etanol buah W. bifurcata adalah asam oleat (18,39%), sedangkan hasil senyawa murni yang diperoleh adalah senyawa β- sitosterol (4,56%) yang diperkuat dengan data 1H-NMR dan 13C-NMR dengan titik leleh 135-136℃. Berdasarkan nilai SPF ekstrak, subfraksi, dan senyawa murni buah W. bifurcata berpotensi sebagai tabir surya.&#13;
&#13;
Kata kunci:  Wodyetia bifurcata, sunscreen, SPF, lotion, β-sitosterol&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>117885</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-13 12:22:04</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-12-14 10:01:13</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>