PENGARUH PENAMBAHAN CANGKANG SAWIT TERHADAP SIFAT MEKANIS BETON BUSA (FOAMED CONCRETE) (SUATU PENELITIAN BETON RINGAN DENGAN FAKTOR AIR SEMEN 0,4) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH PENAMBAHAN CANGKANG SAWIT TERHADAP SIFAT MEKANIS BETON BUSA (FOAMED CONCRETE) (SUATU PENELITIAN BETON RINGAN DENGAN FAKTOR AIR SEMEN 0,4)


Pengarang

M. Ferdian Nizar - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0404101020067

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2010

Bahasa

Indonesia

No Classification

624.183 4

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan cangkang sawit terhadap sifat mekanis beton busa yang meliputi pengujian kuat tekan, kuat tarik belah dan kuat tarik lentur. Benda uji yang digunakan untuk pengujian kuat tekan adalah silinder berdiameter 10 cm dan tinggi 20 cm, pengujian kuat tarik belah pada silinder berdiameter 15 cm dan tinggi 30 cm, dan pengujian kuat tarik lentur pada balok ukuran 40 cm x 10 cm x 10 cm, untuk masing-masing pengujian sebanyak 27 benda uji dengan Faktor Air Semen (FAS) yang digunakan adalah 0,4. Variabel pada penelitian ini meliputi variasi Spesific Gravity (SO) yaitu 1,4; 1,6; dan 1,8 serta variasi persentase cangkang sawit yaitu 5%; 10%; dan 15% yang diambil dari berat proporsi campuran. Cangkang sawit yang digunakan berasal dari Kecamatan Cot Girek Kabupaten Aceh Utara berupa cangkang sawit yang telah dipisahkan dari kulitnya serta diayak melewati saringan 19,10 mm dan tertahan diatas saringan 4,76 mm. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan dan penurunan sifat mekanis beton busa dengan penambahan cangkang sawit yang dibandingkan dengan beton busa tanpa penambahan cangkang sawit. Pada pengujian kuat tekan, untuk SG 1,4 peningkatan terjadi pada seluruh persentase cangkang sawit sebesar 21,325%,6,064% dan 2,249% untuk SG 1,6 peningkatan terjadi peningkatan terjadi pada seluruh persentase cangkang sawit sebesar 11,205%, 0,585% dan 1,834%, untuk SG 1,8 penurunan terjadi pada seluruh persentase cangkang sawit sebesar 19,477%; 30,892%; dan 51,871%. Pada pengujian kuat tarik belah, untuk SG 1,4 penurunan
terjadi pada seluruh persentase cangkang sawit sebesar 6,011%, 2.905% dan
16,023%, untuk SG 1,6 peningkatan terjadi pada persentase cangkang sawit 10% dan
15% sebesar 2,600% dan 27,002% untuk SG 1,8 penurunan terjadi pada seluruh persentase cangkang sawit sebesar 12,230%, 8,955% dan 20,152%. Pada pengujian
kuat tarik lentur, untuk SG 1,4 peningkatan terjadi pada persetase cangkang sawit 5%
dan 15% sebesar 29,133% dan 7,231% sedangkan penurunan terjadi pada persentase
cangkang sawit 10% sebesar 6,016% untuk SG 1,6 penurunan terjadi pada persentase cangkang sawit 5% sebesar 11,737% dan peningkatan terjadi pada persentase cangkang sawit 10% dan 15% sebesar 9,434% dan 50,719%, untuk SG 1,8 peningkatan terjadi pada seluruh persentase sebesar 3,322%, 3,467% dan 64,793%.









Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK