<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="117880">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH KEAUSAN  MATA POTONG TERHADAP KAPASITAS PRODUKSI  PADA PLASTIK RECYCLE MACHINE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Hendra Muzawir</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2007</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Seiring dengan perkembangan teknologi,   kebutuhan akan plastik  terus meningkat, sebagai    konsekuensinya,    peningkatan    limbah   plastik pun    tidak    terelakkan. Pemanfaatan  limbah plastik  merupakan  upaya  mengurangi pembuangan  plastik bekas  seminimal  mungkin  dan   merupakan  upaya  mengubah  pola   usaha  dan mengangkat  perekonomian   dikalangan   para  pemulung   hingga   mereka  dapat meningkatkan  ekonomi melalui   kegiatan penyelamatan  lingkungan salah satunya dengan proses daur ulang.  Pada proses pemesinan,  mata potong merupakan salah satu faktor terpenting yang menentukan keberhasilan proses pemesinan.  Bentuk mata potong juga  menentukan besarnya gaya potong ,hasil pemotongan dan umur mata potong dan hal ini sangat menentukan besarnya gaya potong,hasil pemotongan dan umur mata potong dan hal ini sangat menentukan pada kapasitas produksi.  Pada  penelitian yang dilakukan di  Yayasan Pemulung Palapa Plastic Recycle, pengukuran keausan mata potong   ini  diukur  berdasarkan  keausan  dimensi   mata  potong  setelah  proses pengolahan.  Berdasarkan hasil penelitian,  tingkat keausan yang  terjadi pada mata potong plastic recycle yang digunakan selama 2 bulan sebesar 26 mm atau sekitar&#13;
1,3 mm per produksi,  diman keausan yang disebabkan oleh proses gerinda sebesar&#13;
0,5 mm setiap kali di gerinda dan keausan akibat produksi sebesar 0,8 mm.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci:  Mata Potong, keausan,  plastik&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>117880</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-13 11:22:25</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-12-13 11:22:25</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>