<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="117857">
 <titleInfo>
  <title>ANALISA  KEAUSAN  MATA PAHAT KARBIDARNPADA PROSES SKRAP STAINLESS STEEL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>T. Safran Azmi .TA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2006</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Keausan merupakan  salah  satu faktor yang  menentukan umur pahat,  maka peningkatan  tingkat keausan perlu ditinjau dengan  memperhatikan faktor utama atau faktor dominan dari mekanisme keausan pahat.  Selain kondisi pemotongan dan  penguasaan pahat merupakan  syarat  untuk menghasilkan produk dengan ketelitian yang tinggi.  Pahat karbida sering digunakan dalam proses pemesinan, dalam   penelitian  ini  pahat  yang   digunakan   adalah  pahat  karbida  dengan memvariasikan  kedalaman potong  terhadap  benda  kerja  Stainless  steel.  Untuk mengetahui mekanisme pertumbuhan keausan pahat karbida tersebut terhadap benda  kerja   stainless   steel   maka   dilakukan  proses   skrap   dengan   variasi kedalaman potong antara 0.25,  0.50,  0.75 dan  1 mm.  Dari  hasil penguian dan pengukuran  didapatkan  umur  maksimum  Keausan  mata  pahat karbida sebesar&#13;
0,425  mm dengan  lama  waktu proses penyekrapan  16 menit pada  kedalaman   1 mm. Keausan  di pengaruhi  oleh  kedalaman  potong,  semakin  dalam  kedalaman potong maka keuasan  semakin besar.  Semakin  besar  keausan yang dialami  mata pahat  maka  kondisi pahat akan  semakin  kritis,  jika  mata pahat tersebut  masih tetap   digunakan  maka  pertumbuhan  keausan  pahat akan  semakin   cepat  dan ujung pahat akan semakin  rusak atau berakhir masa pemakaiannya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci: Proses Skrap, Mata Pahat, Keausan, Kedalaman Potong&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>117857</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-12 15:51:54</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-12-12 15:51:54</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>