<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="117844">
 <titleInfo>
  <title>STUDI PENCOCOKAN  PLAT KENDARAAN  DENGAN  METODE PHASE ONLY CORRELATION  (POC)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Listia sukma putri</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Salah   satu   cara   pengenalan    kendaraan    adalah   dengan   identifikasi   plat.   Umumnya identifikasi  yang  dilakukan   mengacu  pada  proses  segmentasi   karakter  dari  tiap  citra.  Dalam tugas  akhir  ini, dikembangkan   metode  identifikasi  plat  yang  lebih  sederhana  daripada  metode sebelumnya, karena  tidak:  melakukan  pengenalan  melainkan  Langsung pada  proses  pencocokan. Metode  ini berbasis  Phase  Only Correlation  (POC), yaitu  mengkorelasikan dua  gambar  dengan mengubah  domain  spasial gambar menjadi  domain  frekuensi untuk mendapatkan  nilai phasenya. Untuk  mengubah  dari domain  spasial  gambar  menjadi  domain  frekuensi  digunak:an algoritma&#13;
2D-Discrette   Fourier  Transform.   Aplikasi  dari  metode  ini  dapat  diterapkan  pada  sistem  area parkir. Apabila  POC  digunakan   untuk  menghitung  korelasi  dari  gambar  yang  berasal  dari  plat yang  sama,  maka  ak:an  menghasilkan  grafik puncak yang  tajam.   Berdasarkan   hasil  simulasi, dengan  setting threshold (batas) 0, 1  maka diperoleh kesuksesan  identifikasi 100% pada citra plat yang   sama  dengan   kondisi  pencahayaan   berbeda.   POC  nya  juga  akan   memunculkan   peak (puncak:) dan  ada   di  sekitar   0.  Sebaliknya   untuk  plat  yang  berbeda,  POC  nya  tidak  akan memunculkan peak dimanapun.&#13;
&#13;
Kata  Kunci:  Image Processing, Plat Recognition,  Phase-Only Correlation  (POC),  2D-Discrete&#13;
Fourier Transform&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>117844</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-12 11:23:35</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-12-12 11:23:35</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>