<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="117825">
 <titleInfo>
  <title>FAKTOR RISIKO DETERMINAN ACUTE KIDNEY INJURY PADA ANAK DENGAN PENYAKIT KRITIS DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN RNBANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Lilis Chalisah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Ilmu Kesehatan Anak</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Latar belakang. Acute kidney injury (AKI) merupakan gangguan fungsi ginjal yang terjadi secara akut serta meningkatkan morbiditas dan mortalitas pada anak. Angka kematian pasien sakit kritis yang disertai AKI cukup tinggi dan dipengaruhi oleh derajat AKI, derajat berat penyakit, dan gangguan fungsi organ. Pemahaman terhadap faktor risiko dapat membantu mencegah terjadinya AKI.&#13;
Tujuan. Untuk mengetahui faktor risiko determinan AKI pada anak dengan penyakit kritis di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh.&#13;
Metode. Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan pendekatan kohort retrospektif pada anak usia 1 bulan sampai 18 tahun yang dirawat di Pediatric Intensive care Unit (PICU) sejak Januari 2022 sampai Desember 2022 dengan menggunakan data rekam medis 255 anak yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Data dianalisis dengan analisis bivariat uji chi square dan uji fisher, selanjutnya dilakukan analisis multivariat dengan regresi logistik.&#13;
Hasil. Acute kidney injury terjadi pada 68 (26,7%) pasien. Berdasarkan kriteria pRIFLE pada 34 (50%) pasien dengan AKI stadium failure. Faktor risiko determinan AKI pada anak dengan penyakit kritis adalah sepsis (p=0,000) dengan RR 14,3 (IK95%:11,68-18,66), ventilasi mekanik (p=0,000) dengan RR 12,13 (IK95%:8,75-15,98), penyakit gangguan respirasi (p=0,003) dengan RR 2,51 (IK95%: 2,06-4,02), obat nefrotoksik (p=0,000) dengan RR 1,41 (IK95%:1,24-3,08), dan usia 1 bulan sampai 5 tahun (p=0,010) dengan RR 0,072 (IK95%:0,16-0,32).&#13;
Kesimpulan. Sepsis merupakan faktor risiko determinan AKI pada anak dengan penyakit kritis, diikuti dengan penggunaan ventilasi mekanik, penyakit gangguan respirasi, obat nefrotoksik, dan usia</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>KIDNEY DISEASES - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>616.61</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>117825</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-11 16:38:51</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-12-12 12:03:17</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>