<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="117799">
 <titleInfo>
  <title>ANALISA NILAI DAYA DUKUNG YANG DIKAITKAN DENGAN VARLASI KOMPOSISI BUTIR BERDASARKAN KOMPOSISI BATASRNBAWAH, TENGAH, DAN ATAS GRADASI SERAGAM AKIBAT PEMADATAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rolly Sahar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2007</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tugas Akhir ini berjudul &quot;Analisa Nilai Daya Dukung yang Dikaitkan dengan Variasi Komposisi Butir Berdasarkan Spesifikasi Balas Bawah, Tengah, dan Atas Gradasi Seragam Akibat Pemadatan&quot;, Usaha pemadatan akan mengakibatkan pemecahan butir sehingga dapat menyebabkan berkurangnya butir agregat kasar dan bertambahnya butir agregat halus. Hal ini dapat berpengaruh terhadap nilai CBR. Penelitian ini  menggunakan agregat alam bergradasi seragam dari Sungai Krueng Aceh di Desa  Lampisang Aceh Besar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh  komposisi butiran yang mengalami pemadatan terhadap nilai CBR. Dalam pcnelitian  ini, pcngujian sifat fisis tidak dilakukan karena menggunakan material yang sama  dengan Aqil (2004). Sebelum agregat digunakan sebagai benda uji, terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan komposisi butir dengan cara penyaringan. Iial ini dilakukan  untuk merencanakan komposisi butir benda uji. Untuk benda uji menggunakan kadar air  optimum sebesar 8.6 % sesuai dengan Bukhari dkk (2006). Variasi komposisi agregat  yairu komposisi batas bawah, tengah. dan atas setelah mengalami pemadatan. Nilai CBR didapat dari grafik. Dari hasil pengujian CBR untuk komposisi butir batas bawah, tengah, dan atas setelah mengalami pemadatan didapatkan nilai CBR sebesar 35,56%, 52,19010, dan 60,78%. Nilai berat isi kering pada ketiga komposisi yaitu sebesar 1,169 tlm3, 1,208 tlm3, 1.252 t/m3. Nilai CBR dengan komposisi butir batas alas setelah mengalami pemadatan lebih besar dari pada dua komposisi lainnya. Nilai berat isi kering pada komposisi batas atas setelah mengalami pemadatan juga lebih tinggi dibandingkan dua komposisi lainnya, Lebih tinggi berat isi keringnya berarti lebih kecil angka pori dan lebih tinggi derajat kepadatannya. Hal ini disebabkan oleh perbedaan komposisi butir, Komposisi batas tengah dan atas setelah mengalami pernadatan dapat&#13;
digunakan untuk lapisan pondasi atas pada perkerasan jalan, dimana &gt; 50% sesuai dengan batas yang ditetapkan oleh Sukirman (1995). Komposisi batas bawah setelah mengalami pemadatan dapat digunakan untuk lapisan ponciasi bawah pada perkerasan jalan, dimana &gt; 20% sesuai dengan batas yang ditetapkan oleh Sukinnan (1995).</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>117799</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-11 11:03:49</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-12-11 11:03:49</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>